PT Bank Ina Perdana Tbk yang telah menjadi bank devisa membidik volume transaksi valas hingga US$ 500 juta hingga akhir 2023.
Dengan didukung oleh membaiknya perekonomian dalam negeri dan juga ekosistem dari Grup Salim, perseroan membidik volume transaksi valas hingga US$ 500 juta hingga akhir tahun 2023 atau meningkat 42%, sedangkan untuk penjualan surat berharga negara ritel mencapai Rp 400 miliar atau naik 56%.
Direktur Keuangan Bank Ina Perdana Kiung Hui Ngo menyampaikan, untuk mendorong agar target tersebut bisa terealisasi di akhir tahun ini, perseroan telah menyiapkan sistem dan infrastruktur yang solid dalam mendukung tingginya volume transaksi valuta asing.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Bank Sentral Filipina Modifikasi Aturan Bank Syariah |Republika OnlineUUS di Filipina beroperasi tidak lebih dari lima tahun.
مزید پڑھ »
Bank Indonesia-Bank Sentral Laos Perkuat Sistem Pembayaran dan Pertukaran InformasiBank Indonesia (BI) dan Bank of The Lao PDR (BOL) menyepakati kerja sama di area kebanksentralan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua bank sentral.
مزید پڑھ »
Saham Bank-Bank AS Rontok Lagi, Bakal Ada Korban Baru?Penyelamatan First Republic Senin (1/5/2023) lalu telah gagal menahan aksi jual di saham bank regional, kenapa?
مزید پڑھ »
Bank Indonesia dan Bank of Korea kerja sama penggunaan mata uang lokalBank Indonesia (BI) dan Bank of Korea sepakati kerja sama untuk mendorong penggunaan mata uang lokal masing-masing negara dalam transaksi bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan.
مزید پڑھ »
Laba Bank Milik Grup Salim (BINA) Melesat 7 Kali Lipat pada Awal TahunPT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) milik taipan Anthony Salim telah membukukan laba bersih Rp58,83 miliar pada kuartal I/2023, naik tujuh kali lipat yoy.
مزید پڑھ »
BI dan Bank of Korea Dorong Penggunaan Mata Uang LokalBank Indonesia (BI) dan Bank of Korea mendorong penggunaan mata uang lokal masing-masing negara.
مزید پڑھ »