Borong 6 Penghargaan, Jatim Juara Umum Anugerah Adinata Syariah KNEKS Jatim
jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih Juara Umum dalam ajang Anugerah Adinata Syariah yang digelar Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah di The Tower BSI Jakarta Selatan, Jumat .
Keenam penghargaan tersebut ialah Juara 1 Kategori Industri Halal, Juara 1 Kategori Inkubasi Usaha Syariah, Juara 2 Kategori Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Pesantren, Juara 2 Kategori Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat, Juara 1 Kategori Keuangan Mikro Syariah, dan Juara 5 Kategori Keuangan Syariah.
KNEKS yang diketuai Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia , Ikatan Ahli Ekonomi Islam , dan Masyarakat Ekonomi Syariah .
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
KOI buka segera pendaftaran bakal calon ketua umum-wakil ketua umumKomite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) segera membuka pendaftaran bakal calon ketua umum-wakil ketua umum, komite eksekutif (KE), dan dewan etik ...
مزید پڑھ »
NOC Indonesia Buka Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum-Wakil Ketua UmumKomite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) segera membuka pendaftaran bakal calon ketua umum-wakil ketua umum, komite eksekutif (KE), dan dewan etik periode 2023-2027.
مزید پڑھ »
PSM Makassar Pertahankan Seluruh Pemain Asing Musim Lalu | Goal.com IndonesiaSebagai juara bertahan Liga1, PSM Makassar tetap pertahankan pemain asing juara mereka ✊️
مزید پڑھ »
Ini Daftar Lengkap Penerima Adinata Syariah 2023 |Republika OnlineKategori Juara Umum diperoleh oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
مزید پڑھ »
Wapres Ingin Pemda Masukkan Program Ekonomi Syariah dalam Anggaran Pembangunan DaerahWapres Ma'ruf Amin meminta agar para kepala daerah memberikan dukungan kepada pengembangan ekonomi syariah.
مزید پڑھ »
Program Ekonomi Syariah Didorong Masuk Dalam Penganggaran Pembangunan DaerahBSI telah menyalurkan pembiayaan ke sektor halal ”value chain” lebih dari Rp 18 triliun pada 2023 yang terdiri dari pembiayaan ke subsektor makanan dan minuman, farmasi dan kosmetik, serta mode. Polhuk AdadiKompas
مزید پڑھ »