Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan suku bunga acuan 5,75 persen saat ini memadai untuk turunkan inflasi.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo kembali menegaskan bahwa kenaikan suku bunga acuan hingga 5,75 persen telah memadai untuk menurunkan inflasi ke sasaran, yaitu 2-4 persen pada tahun ini.
Menurutnya, arah kebijakan suku bunga tersebut lantaran mempertimbangkan tingkat inflasi yang terkendali hingga April 2023. Laju inflasi pun diperkirakan kembali lebih cepat ke tingkat di bawah 4 persen pada tahun ini. BI meyakini bahwa suku bunga kebijakan di tingkat 5,75 persen telah memadai untuk memastikan inflasi inti terkendali pada kisaran 2-4 persen di sisa 2023 dan inflasi IHK akan kembali ke sasaran 2-4 persen lebih awal dari perkiraan sebelumnya.
Perry mengatakan bank sentral juga terus melakukan langkah stabilisasi rupiah untuk menjaga dampak dari imported inflation ke dalam negeri.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Erick Thohir: BSI Sudah Jadi Bank Terbesar Ke-6 di IndonesiaBank Syariah Indonesia (BSI) sudah menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia, bahkan menduduki peringkat enam.
مزید پڑھ »
Airlangga: Perry Warjiyo Itu 'Gubernur Indonesia', Kok Gitu?Menko Airlangga melontarkan candaan kepada Gubernur BI. Ini candaannya.
مزید پڑھ »
Airlangga Sebut Perry Warjiyo 'Gubernur Indonesia', Maksudnya?Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo merupakan Gubernur Indonesia. Maksudnya?
مزید پڑھ »
Sah! QRIS Bisa Digunakan di Malaysia Mulai Hari IniGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa kerja sama QRIS antarnegara Indonesia dan Malaysia akan terimplementasi secara penuh mulai hari ini.
مزید پڑھ »
Gubernur BI: Penggunaan Uang Elektronik 2023 Diprediksi Capai Rp 495 TriliunGubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memprediksi, penggunaan uang elektronik di Indonesia pada tahun 2023 ini meningkat mencapai Rp 495 triliun atau naik 23,9%.
مزید پڑھ »
Interkoneksi pembayaran antara Indonesia dan Malaysia diluncurkanQRIS antarnegara Indonesia-Malaysia mulai hari ini terimplementasi secara penuh setelah sebelumnya diresmikan implementasi kerja sama pembayaran antara Indonesia dan Thailand pada 29 Agustus 2022.
مزید پڑھ »