Direktur Utama IFG mengatakan orang Indonesia tak siap menghadapi masa pensiun. Ini penjelasannya.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA— Masyarakat Indonesia disebut tidak siap pensiun apabila dibandingkan dengan negara maju. Hal tersebut lantaran akumulasi iuran pensiun di Tanah Air terbilang kecil.
Hexana mengatakan ketidaksiapan masyarakat juga karena kurangnya literasi terkait dana pensiun. Menurutnya, dana pensiun tidak hanya diperoleh dari program pensiun yang disediakan oleh pemberi kerja saja. Hexana kemudian menyinggung terkait dengan bonus demografi masyarakat Indonesia yang hanya tinggal 13 tahun lagi. Adapun bonus demografi merupakan suatu keadaan di mana terjadi peningkatan penduduk sebuah negara pada usia produktif yakni antara 16 hingga 65 tahun.
Hexana mengatakan apabila di negara maju warga yang sudah berusia 21 tahun dan bekerja, mereka menggunakan penghasilannya salah satunya untuk membeli DPLK. Dia menambahkan potensi dana pensiun di Indonesia pun sejatinya besar.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Beda dengan Negara Maju, Orang RI Tak Siap Pensiun Gegara IniDirektur Utama Indonesia Financial Group (IFG), Hexana Tri Sasongko mengatakan, kebanyakan orang Indonesia tidak siap untuk pensiun.
مزید پڑھ »
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia: Soal Bacapres, Jokowi Harus NetralSeperti apa kriteria Capres Jokowi yang disebut dalam Musra Relawan kemarin?
مزید پڑھ »
Indosat Tambah 3 Direktur Baru, Ini Daftarnya!Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan perubahan pada jajaran direksi.
مزید پڑھ »
Peminat Lasik Meningkat di Indonesia, Ini Alasan Orang Melakukannya |Republika OnlineKebutuhan masyarakat akan lasik cederung meningkat seiring waktu.
مزید پڑھ »
Bos IFG Ungkap Bunga Utang RI Paling Tinggi, Bandingkan dengan ThailandHead/Senior Executive Vice President at IFG Progress, Reza Yamora Siregar menyebut bunga utang yang harus dibayar Indonesia jadi salah satu yang tertinggi.
مزید پڑھ »
Asuransi Didominasi Asing, IFG Pede Jadi Terbesar di Asia TenggaraBos IFG pede pihaknya akan menjadi perusahaan asuransi terbesar di Asia Tenggara, meski industri asuransi saat ini didominasi asing.
مزید پڑھ »