Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra hasil ungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinasi, secara berbeda dan lebih kontemplatif.
Sastrawan dan Budayawan, Taufiq Ismail dan Zawawi Imron gelorakan Indonesia bebas dari korupsi melalui sarana puisi saat di Unusa, Senin hasil ungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinasi, secara berbeda dan lebih kontemplatif. Puisi termasuk hasil pikiran dan perasaan penulis yang diungkapkan melalui bahasa adanya terbentuk struktur fisik dan batin bagi penulis lewat bahasa tertentu.
Mudah-mudahan puisi yang dibacakan bisa dibagi kepada mahasiswa Unusa. Maraknya korupsi di Indonesia perlu dicegah, melalui puisi dapat menjadi pesan pengingat kita agar terhidar dari Tindakan korupsi. “Saya sangat sedih dengan banyaknya tidakan korupsi di Indonesia. Melalui moment hari ini, kebangkitan bangsa bebas dari korupsi. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh tamu undangan untuk meresapi puisi Taufiq Ismail dan Zawawi Imron,” ungkapnya.
“Salah satu masalah besar yang dihadapi negri kita, adalah anak-anak didik kita, anak-anak kita sendiri itu budaya baca bukunya kurang sekali,” ucapnya.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Heboh Penemuan Bayi di Kursi Teras Rumah Warga BantulBayi mungil ditemukan warga yang mendengar suara tangisan di warga Bantul Taufiq Agung Widodo.
مزید پڑھ »
Erick Thohir Dianggap Sebagai Pemimpin Panutan MilenialBudayawan Made Putrawan menilai Erick Thohir sudah menjadi sosok pemimpin panutan milenial di Indonesia.
مزید پڑھ »
Erick Thohir Disebut Punya Banyak Bekal Bertarung sebagai Cawapres di Pilpres 2024Budayawan Indonesia, Made Putrawan mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir memiliki banyak bekal untuk bertarung sebagai cawapres di Pilpres 2024.
مزید پڑھ »
Erdogan, Satu Satunya Presiden Turki Tiga Periode, Pernah Digugat Soal Ijazah dan Dipenjara Gara Gara Membaca PuisiErdogan akhirnya terpilih menjadi Presiden Turki untuk ketiga kalinya. Sebelumnya Erdogan pernah digugat soal ijazah dan dipenjara karena membaca puisi.
مزید پڑھ »
Ahmad Tohari: Bahasa Daerah Jangan DilupakanAhmad Tohari, sang sastrawan dan budayawan asal Banyumas, Jawa Tengah, mengatakan sangat diperlukan penguatan terhadap bahasa lokal atau daerah.
مزید پڑھ »