DKI sudah terima 149 aduan terkait THR

پاکستان خبریں خبریں

DKI sudah terima 149 aduan terkait THR
پاکستان تازہ ترین خبریں,پاکستان عنوانات
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 62 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 78%

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga saat ini telah menerima sedikitnya 149 aduan terkait tunjangan hari raya (THR) dari pekerja di kawasan ini ...

THR Lebaran bagi karyawan. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif/amJakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga saat ini telah menerima sedikitnya 149 aduan terkait tunjangan hari raya dari pekerja di kawasan ini mulai dari terlambat hingga tidak dibayar sama sekali.

Ia menjelaskan, mereka melaporkan perusahaan ke posko-posko aduan THR yang didirikan Disnakertransgi DKI Jakarta di setiap kota administrasi dan Kepulauan Seribu.Ia menyebutkan, latar belakang aduannya beragam mulai dari pekerja yang terlambat menerima THR hingga perusahaan yang tidak memberikan THR ke pekerjanya.Ia merinci, jumlah aduan terkait THR yang tidak dibayarkan ada 80 aduan, lalu THR yang tidak sesuai ketentuan ada 46 aduan, sedangkan THR terlambat ada 23 aduan.

Sedangkan THR terlambat dibayar, sebanyak 23 aduan yakni 10 dari Jakarta Pusat, empat Jakarta Pusat dan Jakarta Timur, tiga Jakarta Utara dan dua Jakarta Barat.Hari menyebut, dari aduan tersebut ada beberapa alasan perusahaan yang tidak membayar THR kepada para pekerjanya."Ada beberapa alasan. Biasanya, perusahaan pailit, kesulitan keuangan dan pengurangan pegawai," ujar Hari.

"Ada pelanggaran ringan, sedang, berat, nanti dicek. Kalau sampah pelanggaran berat, ya kita cabut izinnya, izin usahanya. Nanti kita lihat dulu permasalahannya," ujar Hari.Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan menyebutkan, jika perusahaan telat membayarkan THR sesuai ketentuan maka akan diberikan sanksi sebesar lima persen.

ہم نے اس خبر کا خلاصہ کیا ہے تاکہ آپ اسے جلدی سے پڑھ سکیں۔ اگر آپ خبر میں دلچسپی رکھتے ہیں تو آپ مکمل متن یہاں پڑھ سکتے ہیں۔ مزید پڑھ:

antaranews /  🏆 6. in İD

پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات

Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔

149 Ribu Mobil Sudah Tinggalkan Jabotabek via Tol H-7 Lebaran 2024149 Ribu Mobil Sudah Tinggalkan Jabotabek via Tol H-7 Lebaran 2024Lalu Lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 43.360 kendaraan, meningkat sebesar 69,68 persen dari lalin normal.
مزید پڑھ »

Diskon Tarif Tol Jakarta-Semarang hingga 5 April, Sudah 149 Ribu Pemudik Lebaran Keluar JabotabekDiskon Tarif Tol Jakarta-Semarang hingga 5 April, Sudah 149 Ribu Pemudik Lebaran Keluar JabotabekPotongan tarif sebesar 20 persen telah diberlakukan sejak Rabu, 3 April 2024 pukul 05.00 WIB hingga Jumat, 5 April 2024 pukul 05.00 WIB, untuk Jalan Tol Trans Jawa dari Jakarta menuju Semarang pada periode arus mudik.
مزید پڑھ »

Berkat Bisnis Data, Telkom Catat Pendapatan Konsolidasi Rp 149,2 TBerkat Bisnis Data, Telkom Catat Pendapatan Konsolidasi Rp 149,2 TPT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp149,2 triliun atau tumbuh sebesar 1,3%
مزید پڑھ »

Kunci Jawaban PAI Kelas 6 Halaman 149 Kurikulum Merdeka Bab 8: AktivitaskuKunci Jawaban PAI Kelas 6 Halaman 149 Kurikulum Merdeka Bab 8: AktivitaskuBerikut ini kunci jawaban Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas 6 Halaman 149 Kurikulum Merdeka Bab 8: Aktivitasku.
مزید پڑھ »

BMKG Catat 149 Gempa Tuban-Bawean Hingga Sabtu PagiBMKG Catat 149 Gempa Tuban-Bawean Hingga Sabtu PagiBadan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut total ada 149 gempa yang terjadi di utara perairan Tuban dan sekitar Pulau Bawean.
مزید پڑھ »

Ada Investasi Mangkrak Rp 149 Triliun Sulit Dieksekusi, Bahlil Ungkap AlasannyaAda Investasi Mangkrak Rp 149 Triliun Sulit Dieksekusi, Bahlil Ungkap AlasannyaMenteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia memastikan, pihaknya sudah merealisasikan Rp 558,7 triliun investasi mangkrak.
مزید پڑھ »



Render Time: 2025-02-26 21:47:24