Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah belakangan ini. Beberapa harga barang pun berpotensi mengalami kenaikan.
terus menguat terhadap rupiah belakangan ini. Sempat berada di level Rp 14.670 pada akhir April, mata uang Paman Sam kini sudah menyentuh Rp 15.610 per 6 Oktober 2023.
"Ya obat-obatan, elektronik, dalam kurun waktu ke depan harga-harganya bisa lebih mahal," katanya saat dihubungi detikcom, Sabtu .Dampak lainnya juga bakal terasa bagi bahan bakar minyak , yang mana Indonesia masih mengimpornya. Pada akhirnya sektor transportasi juga akan terdampak. "Dampak terutama pada produk impor yang berbasis dolar, terutama BBM. Hal ini bisa kembali memicu kenaikan pada harga barang-barang impor dan inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat," terang Lukman.
"Kebijakan suku bunga acuan AS menjadi pemicu utama penguatan dollar AS tahun ini. Kebetulan kebijakan moneter AS menjadi perhatian pelaku pasar global," ujarnya kepada"Dollar AS mempengaruhi transaksi global. Transaksi pembayaran valas global yang memakai dollar AS masih tinggi sekitar 46% menurut data Swift, dibandingkan nilai tukar lainnya. Selain itu dolar AS juga memegang sekitar 60% cadangan devisa global.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Dolar AS Tahun Ini Sempat di Rp 14.670, Kini Sudah Tembus Rp 15.610!Nilai tukar dolar AS sempat berada di level Rp 14.670 pada 28 April 2023. Kini, mata uang Paman Sam menembus level Rp 15.610.
مزید پڑھ »
Dolar AS Sudah Tembus Rp 15.610, Bakal Menguat atau Melemah?Analis pasar uang Lukman Leong berpendapat dolar AS masih akan menguat hingga akhir 2023 atau awal 2024.
مزید پڑھ »
Dolar AS Tembus Rp 15.610, Siap-siap Harga Barang Ini Makin MahalMenguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah bakal berdampak bagi masyarakat Indonesia. Komoditas yang berbasis impor makin mahal.
مزید پڑھ »
Rupiah Dibuka Melemah Hari ini, Dolar Tembus Rp 15.615Rupiah dibuka di angka Rp15.615/US$ atau melemah 0,03% terhadap dolar AS.
مزید پڑھ »
AFPI Sebut Belasan Ribu Debt Collector Pinjol Sudah Dilatih, Nagih Utang Sudah Enggak Galak?AFPI mengklaim 14 ribu tenaga penagih utang (debt collector) yang tersebar bekerja di berbagai perusahaan pinjol, telah memiliki sertifikasi.
مزید پڑھ »
PPATK Sudah Telusuri Rekening Mentan SYL, Hasilnya Ada Dugaan Tindak Pidana KorupsiPPATK sudah menelusuri rekening dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, hasil analisisnya sudah diserahkan ke KPK.
مزید پڑھ »