Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik ASEAN, Indonesia Tak Ingin EV jadi Expensive Vehicles

پاکستان خبریں خبریں

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik ASEAN, Indonesia Tak Ingin EV jadi Expensive Vehicles
پاکستان تازہ ترین خبریں,پاکستان عنوانات
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 68 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 83%

Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN berpikir bersama-sama untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di ASEAN. Dengan tujuan, agar sektor industri tersebut bisa tertata dari ujung ke ujung.

Liputan6.com, Jakarta- Indonesia menggelar Pertemuan Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Community Council ke-22. Pertemuan ini berlangsung pada 6 dan 7 Mei 2023 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian dan juga Chair Senior Economic Official dari Indonesia ASEAN Economic Community Council Edi Prio Pambudi mengatakan, pertemuan Dewan MEA ini salah satunya membahas terkait pembangunan ekosistem kendaraan listrik, atau electric vehicle di kawasan Asia Tenggara.

Edi menyebut, pemerintah juga tak ingin harga kendaraan listrik terlampau mahal. Oleh karenanya, turut dibahas juga soal rencana pemberian subsidi guna memastikan penggunaan EV. Tak hanya Indonesia, Edi bilang negara ASEAN lain semisal Vietnam, Thailand dan Malaysia juga sudah unggul dalam produksi kendaraan konvensional. Tinggal bagaimana memperbaharuinya menjadi industri kendaraan listrik di negara masing-masing.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, terkait penggunaan kendaraan listrik, Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara akan jadi percontohan penggunaan mobil dan motor listrik secara masif. Tentu saja, termasuk dengan implementasi bus listrik sebagai transportasi umum. Mengenai pengembangannya, dia berujar kalau sedang mengusahakan pembuatan kendaraannya di dalam negeri, seperti bus listrik. Namun, jika tidak memungkinkan, bisa melalui skema kerja sama dengan negara asing, tapi tingkat kandungan dalam negeri harus lebih dari 50 persen.

ہم نے اس خبر کا خلاصہ کیا ہے تاکہ آپ اسے جلدی سے پڑھ سکیں۔ اگر آپ خبر میں دلچسپی رکھتے ہیں تو آپ مکمل متن یہاں پڑھ سکتے ہیں۔ مزید پڑھ:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات

Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔

Moeldoko: RI Harus Tancap Gas Kembangkan Ekosistem Kendaraan ListrikMoeldoko: RI Harus Tancap Gas Kembangkan Ekosistem Kendaraan ListrikKepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan Indonesia harus bekerja keras dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik di tengah ketatnya persaingan
مزید پڑھ »

Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN dan Periklindo Gelar Pameran PEVS 2023Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN dan Periklindo Gelar Pameran PEVS 2023'Bahkan saat ini kami juga membuka peluang kerja sama franchise dengan seluruh pihak yang ingin mengembangkan SPKLU ini. SPKLU menjadi ceruk bisnis baru yaitu electrifying lifestyle,' kata Edi.
مزید پڑھ »

Dukung KTT ASEAN, Pelni Siapkan KM Sinabung untuk Akomodasi TerapungDukung KTT ASEAN, Pelni Siapkan KM Sinabung untuk Akomodasi TerapungPT Pelni menyiapkan kapal penumpang KM Sinabung sebagai hotel terapung gratis bagi peserta Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ASEAN.
مزید پڑھ »

Jenis Kendaraan TNI untuk Pengamanan KTT ASEAN 2023, Apa Saja?Jenis Kendaraan TNI untuk Pengamanan KTT ASEAN 2023, Apa Saja?Setidaknya ada 14 jenis kendaraan milik TNI yang akan digunakan untuk mengamankan KTT ASEAN 2023. Apa saja?
مزید پڑھ »

Jokowi Ingin ASEAN Jadi Pusat Produksi Kendaraan Listrik & BateraiJokowi Ingin ASEAN Jadi Pusat Produksi Kendaraan Listrik & BateraiIndonesia akan mendorong ASEAN menjadi pusat produksi kendaraan listrik di dunia, termasuk juga baterainya.
مزید پڑھ »

Jokowi Ingin ASEAN Jadi Pusat Produksi Baterai dan Kendaraan ListrikJokowi Ingin ASEAN Jadi Pusat Produksi Baterai dan Kendaraan ListrikAsia Tenggara harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia alias epicentrum of growth.
مزید پڑھ »



Render Time: 2025-03-28 19:06:54