Presiden petahana Turki Recep Tayyip Erdogan dilaporkan bakal bersaing ketat dengan capres dari kubu oposisi pada pilpres yang berlangsung hari ini.
Presiden petahana Turki Recep Tayyip Erdogan dilaporkan bakal bersaing ketat dengan calon presiden dari kubu oposisi pada pemilihan presiden dan parlemen yang digelar hari ini, Minggu .
Selain itu, bisa dilakukan oleh mereka yang mengumpulkan setidaknya 100.000 tanda tangan warga yang mendukung pencalonannya. Tetapi jika tak ada kandidat yang mendapatkan suara mayoritas, akan dilakukan pemungutan suara putaran kedua, antara dua kandidat yang menerima suara tertinggi di putaran pertama.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Erdogan Serang AS Jelang Pilpres Turki, Tuduh Oposisi Bersekutu dengan Biden Untuk MelengserkannyaPresiden Turki, Recep Tayyip Erodgan memilih menyerang Amerika Serikat jelang pemilihan Presiden Turki.
مزید پڑھ »
Erdogan: Pedagang bagel yang mengubah Turki dalam dua dekade kepemimpinannya - BBC News IndonesiaKritikus mengeluhkan Erdogan merusak pilar-pilar sekuler yang dibangun Mustafa Kemal Ataturk. Meski religius, Erdogan selalu membantah bahwa dia ingin memaksakan nilai-nilai Islam, melainkan 'mendukung hak-hak orang Turki mengekspresikan keyakinan mereka'.
مزید پڑھ »
Turki Laksanakan Pemilu Presiden dan Parlemen Hari Minggu, Ini Lawan Paling Berat ErdoganAda tiga kandidat yang akan bertarung dalam pemilihan jabatan presiden Turki pada hari Minggu, (14/5/2023), dengan lebih dari 60 juta pemilih
مزید پڑھ »
Rusia Dituding Susupi Pemilu Turki, Ini Kata Anak Buah PutinPemerintah Rusia dituding intervensi Pemilu Turki dan mendukung Erdogan sebagai pertahan menjadi Presiden selanjutnya
مزید پڑھ »
Rival Erdogan Tuduh Rusia Ganggu Pemilihan Presiden Turki, Putin MembantahRival Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Kemal Kilicdaroglu, menuduh Rusia mengganggu pemilihan presiden Turki. Pemerintahan Putin pun membantah tuduhan itu.
مزید پڑھ »
Gelombang kemarahan ke Erdogan atas lambannya penanganan gempa di tengah pemilu Turki - BBC News Indonesia'Turki sudah tamat... Kalau Erdogan pergi, Turki akan bangkit,' kata seorang korban gempa di Turki. Sejumlah analis memprediksi pemilu Turki akan berlangsung dua putaran, tapi kandidat petahan Presiden Erdogan memiliki instrumen besar untuk menang.
مزید پڑھ »