Erdogan: Pemimpin ISIS Sudah Dimusnahkan ISIS
jpnn.com, ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa Turki telah menewaskan pemimpin kelompok negara Islam dalam sebuah operasi intelijen di Suriah pada Sabtu .
"Ini pertama kalinya saya katakan di sini. Orang ini telah dimusnahkan dalam sebuah operasi yang dilakukan MIT kemarin," kata Erdogan dalam wawancara langsung di siaran Turki, TRT Turk, Minggu. Pada 2013, Turki menjadi negara pertama yang menyatakan bahwa Daesh/ISIS merupakan organisasi teroris.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Erdogan Ungkap Pemimpin ISIS di Suriah Telah Tewas, Dilumpuhkan dalam Operasi Intelijen TurkiPresiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan peminpin ISIS di Suriah telah tewas.
مزید پڑھ »
Erdogan: Turki tewaskan pemimpin ISIS di SuriahPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa Turki telah menewaskan pemimpin kelompok negara Islam (Daesh/ISIS) dalam sebuah operasi intelijen di ...
مزید پڑھ »
Erdogan Klaim Berhasil Tewaskan Pemimpin ISIS dalam Operasi Intelijen di SuriahTurki klaim berhasil menewaskan pemimpin kelompok negara Islam (Daesh/ISIS) di Suriah pada Sabtu (29/4) waktu setempat. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
مزید پڑھ »
Seorang Pemimpin ISIS Tewas dalam Operasi Badan Intelijen TurkiPresiden Recep Tayyip Erdogan, Minggu (30/4), mengatakan badan intelijen Turki MIT berhasil menewaskan seorang yang diduga pemimpin ISIS dalam sebuah operasi. 'Pemimpin Daesh yang dicurigai, nama sandi Abu Hussein al-Qurashi, telah dinetralkan dalam operasi yang dilakukan kemarin (Sabtu) oleh...
مزید پڑھ »
Turki Mengaku Telah Tewaskan Pemimpin Islamic StateAbu Hussein al-Qurashi, pemimpin kelompok yang menamakan diri Islamic State dinyatakan sudah tewas oleh agen mata-mata Turki
مزید پڑھ »
Arsenal Dianggap Tak Punya Pemimpin di LapanganGary Neville mengkritik para pemain senior Arsenal. Mereka dinilai tak mampu mengatasi dengan baik tekanan tinggi dalam persaingan gelar Liga Inggris.
مزید پڑھ »