Simak HEADLINE terbaru hari ini.
Liputan6.com, Jakarta Seorang pria paruh baya menggegerkan kantor Majelis Ulama Indonesia Pusat yang terletak di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat pada Selasa 2 Mei 2023. Mustofa NR mencoba masuk ke dalam gedung dan hendak naik ke lantai empat untuk menemui Ketua MUI. Namun niatnya itu urung dilkaukan.
Kasus ini pun langsung diambil alih oleh Polda Metro Jaya. Setelah berkoordinasi, terlebih ke Polda Lampung, ternyata pelaku merupakan residivis kasus pengerusakan pada 2016 dan divonis tiga bulan. Pelaku diduga memiliki riwayat sakit asma dan jantung. Hal itu diperkuat dengan ditemukan obat-obatan di tas pelaku.
"Tadi malam ada 2 dan hari ini ada 5, jadi 7. Kemarin satu sekuriti, satu staf, daan hari ini pemeriksaan korban, dan apa yang diinginkan polisi lah. Kita akan sajikan ke polisi," kata Ikhsan di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu . "Penyerangannya kacanya dipecahkan. Kalau ini dari belakang, mungkin karena dari depan banyak orang. Ya itu tadi karena tidak ada yang tahu, karena pada saat itu pada pulang dan sekuriti rupanya tidak hadir di sana, sehingga tahunya kaca sudah berantakan tetapi juga dugaan kuat tetap dan sudah divonis bahwa pelakunya adalah juga yang bersangkutan," kata Ikhsan.
"Soal kematiannya nunggu visum ya. Tapi dipastikan bahwa saat yang bersangkutan dibawa dari kantor MUI ke depan sana oleh para petugas kepolisian masih dalam keadaan baik ," ujar Ikhsan. "Tahun ini kalau suratnya sudah banyak sekali bertaburan dari orang yang sama, dan diantar juga, jadi dia pulang pergi Lampung-Jakarta itu ke MUI hanya untuk menyampaikan surat," kata dia.
"Iya, sudah selesai . Hasilnya kita baru bahas nanti ke penyidik," ujar Hariyanto dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu . 2 dari 3 halamanBukan Kriminal Biasa, Penembakan MUI Bentok TerorPengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies , Bambang Rukminto memandang ada peran Badan Nasional Penanggulangan Terorisme yang dianggap tidak maksimal, terlebih pelaku mempunyai sepak terjang sebagai residivis.
Senada, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia Edi Hasibuan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kejadian ini. "Kita sangat menyesalkan adanya penembakan dan main hukum sendiri di Kantor MUI," ungkap Suyoto dalam keterangan tertulisnya, Rabu ."Percayakan kepada penegak hukum untuk menuntaskan kasus ini," ucap dia.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Ketua MUI Pastikan Keamanan MUI Pusat tak Diperketat Usai Penembakan |Republika OnlineKetua Infokom MUI sebut kemungkinan koordinasi dengan polisi lebih insentif
مزید پڑھ »
MUI Lampung Imbau Polisi Investigasi Kasus Penembakan Kantor MUI Pusat |Republika OnlineMUI Lampung menjelaskan radikalisme terjadi di semua agama.
مزید پڑھ »
Ketua MUI: Pengamanan MUI Pusat Tak Diperketat usai PenembakanKetua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI Masduki Baidlowi mengatakan bahwa pengamanan di Gedung MUI Pusat tidak diperketat usai insiden penembakan.
مزید پڑھ »
Sekuriti Kantor MUI Pusat: Mustopa Tak Bisa Temui Ketua MUI karena Selalu Kirim Surat AncamanMustopa, melakukan penembakan terhadap kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Selasa kemarin. Akibatnya 2 orang menjadi korban luka.
مزید پڑھ »
Surat 'Teror' yang Beredar di Medsos, Benarkah dari Pelaku Penembakan Kantor MUI? |Republika OnlinePihak MUI hingga belum mengenali pelaku penembakan kantor MUI Pusat.
مزید پڑھ »