Memory of The World bagi Hikayat Aceh membuktikan bahwa sastra, kebudayaan, dan sejarah Aceh bernilai bagi dunia. Di dalamnya tecermin pola hidup dan budaya multikultural. Pesan toleransi itu perlu diambil generasi muda. Nusantara AdadiKompas
Peneliti Filologi Melayu-Aceh dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Hermansyah, Senin , memperlihatkan salinan naskah Hikayat Aceh yang ditetapkan sebagai Memory of The World atau Warisan Dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB pada 18 Mei 2023. Hikayat Aceh yang ditetapkan sebagai warisan dunia itu diusulkan oleh Universitas Leiden , Perpustakaan Nasional RI, dan Pemprov Aceh. Naskah Hikayat Aceh itu menceritakan tentang kehidupan Sultan Iskandar Muda.
Hermansyah, dosen Filologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, bagian dari tim Pemprov Aceh, menyambut sukacita atas penetapan naskah Hikayat Aceh sebagai warisan dunia. Capaian itu membuktikan bahwa sastra, kebudayaan, dan sejarah Aceh bernilai bagi dunia. Tantangan sekarang bagaimana pemerintah menyebarluaskan pengetahuan Hikayat Aceh itu kepada publik.
Naskah Hikayat Aceh itu ditulis menggunakan huruf Arab-Jawi dengan bahasa Melayu. Sayangnya, naskah itu tidak lengkap. Tidak diketahui siapa penulisnya karena bagian awal atau pembuka dan penutup tidak ditemukan. Namun, Hermansyah menduga penulisnya adalah sastrawan besar kala itu yang punya akses dengan kerajaan.KOMPAS/ZULKARNAINI
Secara khusus, Hikayat Aceh itu menceritakan kehidupan Sultan Iskandar Muda sejak dia usia kanak-kanak hingga menjadi sultan di Kerajaan Aceh Darussalam. Namun, karena naskah tidak lengkap, cerita yang ditemukan adalah saat Sultan Iskandar Muda sudah berusia 14 tahun. Sultan Iskandar Muda memiliki hubungan diplomatik dengan kerajaan Turki, Arab Saudi, Thailand, dan Malaysia. Selat Malaka sebagai jalur rempah diperebutkan oleh banyak pihak seperti Portugis dan Inggris. Armada perang Sultan Iskandar Muda menjadi salah satu kekuatan militer paling ditakuti di Selat Malaka.
Setelah Sultan Iskandar Muda mangkat, Kerajaan Aceh Darussalam perlahan-lahan mengalami kemunduran. Agresi militer Belanda ke Sumatera mempercepat keruntuhan Kerajaan Aceh Darussalam. Pada 1903, kerajaan yang pernah memiliki wilayah kekuasaan hingga Malaysia itu runtuh. Naskah-naskah penting milik kerajaan pun diboyong ke Belanda.
Pada saat itu, utusan dari luar negeri diberi pelayanan dengan baik, diberikan keistimewaan, dan hak yang sama sesuai dengan kebutuhan pada saat itu. Menurut Hermansyah, pesan toleransi itu perlu diambil oleh generasi sekarang.Sebanyak 12.262 penari saman menari bersama dalam acara saman kolosal di Stadion Seribu Bukit, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Minggu . Tari saman warisan budaya Gayo yang hingga kini masih terawat.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
DPR Aceh Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Gubernur Ahmad MarzukiAchmad marzuki dinilai masih jauh dari harapan masyarakat Aceh. Sebab itu, DPRA menunjuk Sekda Aceh sebagai calon tunggal Gubernur Aceh 2023-2024.
مزید پڑھ »
Indahnya Wisata Kuala Leuge Laut Biru di Aceh Timur, Surganya Wisatawan Bermain OmbakKuala Leuge, merupakan tempat wisata yang banyak digemari oleh para wisatawan lokal maupun dari luar daerah, wisata itu sendiri berlokasi di Peureulak, Kabupaten
مزید پڑھ »
Gubernur BI Sampaikan Lima Poin Penting untuk Bangun Ekonomi Aceh |Republika OnlinePengembangan ekonomi syariah Aceh harus diutamakan.
مزید پڑھ »
Lagi, Gajah Mati karena Keracunan di AcehHasil nekropsi, gajah itu mati karena keracunan bahan kimia. Akan tetapi, petugas BKSDA Aceh tidak menemukan benda beracun di lokasi penemuan bangkai. Nusantara AdadiKompas
مزید پڑھ »
Perut Bengkak dan Anus Menyembul, Gajah di Aceh Tengah Diduga Mati Keracunan | merdeka.comSeekor gajah Sumatera ditemukan mati di kawasan Gampong Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Gajah yang diperkirakan berusia 15 tahun itu diduga mati akibat keracunan.
مزید پڑھ »
Mahfud MD: Presiden bakal umumkan penyelesaian kasus HAM berat di AcehMenteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD mengatakan Presiden Joko Widodo akan mengumumkan ("kick ...
مزید پڑھ »