Berita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
INDONESIA baru saja meresmikan Bursa Berjangka CPO, Peneliti Ekonomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional , Latif Adam meminta agar keberadaan bursa CPO ini inklusif bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan pengusaha CPO, termasuk perusahaan menengah ke bawah, tidak hanya dinikmati oleh sebagian perusahaan-perusahaan sawit besar di Indonesia.
“Sebab Indonesia bersaing dengan bursa komoditas yang sama dengan di Malaysia dan Rotterdam. Sehingga perlu tata kelola menciptakan pasar CPO yang inklusif, untuk menarik lebih banyak lagi pelaku usaha CPO, tidak hanya perusahaan besar tetapi juga mereka yang skala menengah kecil, karena itu yang akan menentukan solid tidaknya suatu bursa,” kata latif saat dihubungi, Minggu .
Kedua, yaitu peningkatan literasi pada sumber daya manusia atau pelaku usaha. Sebab faktanya para perusahaan yang telah secara voluntary mendaftar adalah perusahaan besar yang telah listing atau perusahaan terbuka. Sementara belum terlihat kehadiran perusahaan skala menengah ke bawah. “Ini yang kemungkinan besar belum dipahami oleh perusahaan skala menengah ke bawah. Sehingga pemerintah harus mampu meningkatkan literasi dan menerjemahkan pentingnya dari bursa komoditas CPO ini,” kata Latif.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Gobel : Jalur Sutera Harus Bikin Makmur Bersama dan Maju BersamaBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
مزید پڑھ »
Wamen ATR Serahkan Sertifikat Pastoran Tua di ManadoBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
مزید پڑھ »
Hizbullah Siap Bergabung dengan Hamas Lawan Israel pada WaktunyaBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
مزید پڑھ »
Beredar Tarif Whossh Capai Rp600 Ribu, Kemenhub : Jangan Cepat PercayaBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
مزید پڑھ »
Iran: AS Harus Kendalikan Israel untuk Hindari Perang RegionalBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
مزید پڑھ »