Hutan-hutan kota di Palangkaraya tak sekadar menjadi tempat rekreasi atau liburan semata. Di balik itu banyak kisah warga yang hidup dari hutan-hutan yang lestari. Nusantara AdadiKompas
Suasana Danum Bahandang, kawasan ekowisata di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang merupakan kawasan hutan kerangas atau hutan berpasir pada, Kamis . Ekowisata masih menjadi andalan warga Palangkaraya maupun turis untuk berlibur di Kota Cantik tersebut.
Ahmadi mengingat masa-masanya menjadi buruh angkut pasir yang dibayar Rp 50.000 untuk satu truk. “Uang debu, karena hanya dapat debu sama sakit pinggang,” ujarnya. Untuk masuk ke tempat itu di siang hari cukup membayar Rp 5.000 per orang dan bisa menikmati alam sepuasnya. Dalam seminggu, kawasan wisata itu bisa dikunjungi setidaknya 50-100 orang.Tak jauh dari Danum Bahandang, ada Kahui yang merupakan kawasan ekowisata serupa. Kahui merupakan yang kawasan ekowisata pertama di lokasi itu. Lilik Sugiarti, pengelola Kahui, mengingat kembali bagaimana kawasan itu bisa menjadi seperti sekarang.
Mereka diupah per bulan bahkan mendapatkan bonus. Kahui pernah mengumpulkan Rp 20 juta dalam seminggu hanya dari pengunjung. Uang itu langsung dikelola untuk membuat Kahui jauh lebih menarik dengan wisata alamnya. Pondok segitiga yang mampu menampung lima sampai tujuh orang dibangun demikian pula warung kopi hingga tempat singgah untuk enam anak-anak yang bekerja dengannya.Tak hanya itu, enam orang pekerja yang tadinya hanya lulusan SMA kini masuk perguruan tinggi berkat Kahui.
“Tujuannya Kahui akhirnya tercapai dengan menunjukkan tanpa tebang pohon, hutan bisa menghasilkan,” ungkap Lilik. Menghasilkan pun tak hanya uang, tetapi juga peningkatan kapasitas.Lilik kini memiliki mimpi lain. Kahui dan Danum Bahandang luasnya tak sampai 50 hektar, tetapi total kawasan di tempat itu mencapai lebih kurang 500 hektar. Dari luasan itu, ada 100-150 hektar kawasan yang rusak parah karena tambang pasir.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Kulari ke Hutan Kota di PalangkarayaKristana Parinters Makur (30) melepas alas kakinya dan merasakan pasir basah hutan kerangas di Kahui, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Penatnya tiba-tiba sirna bersama hilangnya terik matahari di balik pepohonan. Nusantara AdadiKompas
مزید پڑھ »
Hutan IKN Harusnya Hutan MasyarakatHutan kota di IKN Nusantara ke depan haruslah dapat menjadi hutan (adat) sebagaimana yang dikonsepsikan dalam kehidupan masyarakat adat. Dengan demikian, masyarakat adat benar-benar akan merasa memiliki IKN Nusantara. Opini AdadiKompas
مزید پڑھ »
Kemarau Tiba, BPBD Kota Batu Waspadai 2 Area Langganan Kebakaran HutanKepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu membenarkan hal tersebut. Apalagi BMKG sudah memprediksi pada bulan Juni sampai Agustus merupakan puncak kemarau sehingga cukup rawan
مزید پڑھ »
Bea Cukai Palangkaraya Temukan Paket Berisi Ganja Melalui Jasa Ekspedisi | Republika OnlineBea Cukai dapat bukti paket ganja 367 gram di tumpukan baju.
مزید پڑھ »
Simak Prediksi Cuaca Hari Ini dari BMKG: Hujan, Suhu Udara, dan OmbakUntuk prakiraan hujan di kota-kota besar di Tanah Air hari ini, BMKG memperkirakannya begini ...
مزید پڑھ »
Tinggal 29 Angkot yang Beroperasi di Kota ProbolinggoIzin trayek angkutan kota di Kota Probolinggo menurun drastis.
مزید پڑھ »