Inspektur DKI Syaefuloh mengaku tak mempermasalahkan apabila pejabat DKI memiliki barang mewah, yang dilarang ialah memamerkan gaya hidup mewah.
Foto: Kepala Inspektorat DKI Syaefulloh Hidayat Inspektur DKI Jakarta Syaefuloh mengaku tak mempermasalahkan apabila pejabat di lingkungan Pemprov DKI memiliki barang mewah. Syaefuloh menekankan sejak awal, yang dilarang ialah memamerkan"Sebenarnya gini, yang namanya flexing itu orang kan boleh aja dia punya barang mewah kan, yang nggak boleh itu flexing, memamerkan," kata Syaefuloh di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat .
Syaefuloh kemudian menjelaskan edaran tentang penerapan pola hidup sederhana yang diterbitkan oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta Joko Agus. Syaefuloh menyampaikan edaran tersebut sifatnya anjuran supaya para aparatur sipil negara Pemprov DKI Jakarta menghindari kebiasaan gaya hidup mewah. "Saya pikir kita semua udah dewasa. Pada saat diingatkan oleh pimpinan melalui Surat Edaran Sekda, saya yakin mestinya suruh aparatur Pemprov DKI berpedoman edaran itu, termasuk mengingatkan anggota keluarganya menghindari gaya hidup berlebihan. Kita dianjurkan bergaya hidup sederhana," tegasnya.Syaefuloh kemudian mengingatkan agar para ASN mencontohkan perilaku baik di hadapan masyarakat. Menurutnya, berpenampilan menarik tak harus dengan cara menggunakan barang mewah.
"Para aparatur itu kan jadi panutan seluruh warga, seperti saat kondisi ekonomi seperti sekarang layaknya kita berempati kepada seluruh masyarakat. Oleh sebab itu bergaya hidup sederhana," terangnya. "Ini berapa ratus ribu tetap cakep kan. Emang ada indikatornya? Nggak. Indikator hidup mewah kan perspektif tapi kita bisa lihat keumuman seperti apa. Kalau misalnya Pak Syaefuloh bisa pakai kemeja RP 200 ribu itu aja udah ganteng, nggak usah yang Rp 20 juta kan," tambahnya.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Inspektorat Kirim Hasil Pengusutan Kasus Flexing Istri Eks Pejabat DKI ke KPKInspektorat DKI telah memeriksa Massdes terkait istrinya yang memamerkan kemewahan atau flexing. Hasil pemeriksaan juga ditembuskan ke KPK.
مزید پڑھ »
Inspektorat DKI: Pencopotan Selvy Mandagi untuk Mudahkan Proses di KPK |Republika OnlineInspektorat DKI berharap dalam waktu segera hasil laporan pemeriksaan Selvy selesai.
مزید پڑھ »
17 Persen Pendatang Tak Miliki Pekerjaan, Disnakertrans DKI Beri Pelatihan Kerja GratisKepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengungkapkan, sebanyak 1.228 pendatang sudah tiba di Ibu Kota hingga Selasa (2/5/2023) kemarin.
مزید پڑھ »
Tak Kuat Jalani 8 Kali Kemoterapi, eks Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik Meninggal DuniaAnggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif ungkap penyebab meninggalnya mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik yang diduga alami kanker paru-paru
مزید پڑھ »
Tak Semua Pendatang Baru Punya Pekerjaan, DKI Jakarta: Pengemis dan Gelandangan DipulangkanPemprov DKI Jakarta akan memulangkan pendatang yang menjadi gelandangan, pengemis, dan mereka yang terjaring PPKS ke daerah asalnya.
مزید پڑھ »
Ini Dampak Penghapusan NIK KTP Warga DKI yang Tak Tinggal di JakartaDinas Dukcapil DKI Jakarta membeberkan dampak yang akan terjadi dari penghapusan NIK KTP warga yang tidak tinggal di Jakarta
مزید پڑھ »