Rupiah dibuka melemah 23 poin atau 0,14 persen menjadi 15.881 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.858 per dolar AS pada Kamis, 28 Maret 2024.
Pelaku pasar menanti isyarat mengenai penurunan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve bebani gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Kamis .
Data PCE akan menjadi kompas pergerakan dolar AS selanjutnya dan akan menjadi pedoman untuk pemangkasan suku bunga The Fed pada pertemuan selanjutnya. Data ini menjadi aktor utama berita ekonomi global pada pekan ini. Rupiah Terus Melemah, Investor Perlu Khawatir?Sebelumnya diberitakan, Indeks dolar Amerika Serikat melanjutkan penguatan pada Rabu . Dampaknya, nilai tukar rupiah juga mengalami tekanan yang cukup dalam hingga hampir menyentuh 16.000 per dolar AS.
Emil menambahkan, Rupiah diprediksi kembali menguat jika The Fed menurunkan suku bunga yang diproyeksikan pada Juli 2024. Menurutnya kuartal dua ini menjadi kuartal berat untuk Rupiah dan diharapkan menjadi kuartal terberat terakhir di tahun ini.Emil menuturkan, investor lebih khawatir dengan volatilitas dibandingkan Rupiah yang melemah. Menurutnya, selama pelemahan Rupiah volatilitasnya terjaga makan ini lebih baik dibandingkan volatilitasnya bergejolak.
Antisipasi terhadap data indeks harga PCE utama yang merupakan ukuran inflasi pilihan The Fed dan komentar dari pejabat tinggi bank sentral akhir pekan ini juga mendorong aliran dana ke dolar, terutama karena para pedagang menunggu lebih banyak isyarat mengenai penurunan suku bunga.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Menanti Data Suku Bunga BI, Rupiah Dibuka Melemah ke 15.722 per Dolar ASNilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Rabu pagi melemah di tengah proyeksi pasar dan analis bahwa Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga BI-Rate di level enam persen.
مزید پڑھ »
Bursa Saham Asia Bervariasi, Investor Menanti Data InflasiMengawali pekan ini pada 25 Maret 2024, bursa saham Asia Pasifik beragam dan investor menunggu data inflasi.
مزید پڑھ »
Rupiah Ditutup Tergilincir ke 15.718 per Dolar AS, Menanti Suku Bunga Acuan BINilai tukar rupiah ditutup tergelincir terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (19/3/2024).
مزید پڑھ »
Prindapan Memang Beda, Nekat Cuci Mobil Malah Kena Denda Nyaris Jutaan RupiahDenda nyaris jutaan rupiah menanti untuk masyarakat Prindapan yang nekat mencuci mobil menggunakan air bersih.
مزید پڑھ »
Bursa Asia Dibuka Melemah, Investor Menanti Rapat Bank Sentral Jepang dan AustraliaBursa Asia dibuka melemah. Semua mata tertuju pada Bank of Japan (BOJ) di tengah ekspektasi bahwa bank sentral Jepang dapat mengakhiri kebijakan suku bunga negatifnya setelah 17 tahun.
مزید پڑھ »
Harga Emas Dunia Bangkit Lagi, Investor Menanti Kebijakan FedMeskipun emas secara tradisional dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi untuk mengendalikan kenaikan harga menghambat investasi dalam emas batangan karena tidak memberikan bunga.
مزید پڑھ »