Jejak Pelaku Bom Bali I: dari Teror ke Penjara hingga Nasibnya Kini

پاکستان خبریں خبریں

Jejak Pelaku Bom Bali I: dari Teror ke Penjara hingga Nasibnya Kini
پاکستان تازہ ترین خبریں,پاکستان عنوانات
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 99 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 43%
  • Publisher: 51%

Dalang tragedi bom bali I adalah empat orang bersaudara, Ali Imron, Amrozi, Imam Samudra, dan Mukhlas. Berikut profil, peran, dan hukuman para pelaku.

12 Oktober 2002 merupakan hari kelam bagi masyarakat Bali. Terjadi tiga pengeboman dengan kekuatan dahsyat hingga merenggut nyawa 202 orang dan ratusan korban luka.

Penyesalan Ali Imron akhirnya membuatnya membantu polisi menemukan tersangka terorisme lainnya, yakni Organisasi Jemaah Islamiyah . Pimpinan organisasi ini akhirnya ditangkap satu per satu oleh pihak kepolisian.Ali Imron, mendapatkan hukuman penjara seumur hidup. Dia saat ini mendekam di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Berbeda dengan pelaku lainnya, Ali tidak mendapatkan hukuman mati karena menyesal dan menjadi justice collaborator.

Pembelian bahan kimia ini dilakukan beberapa hari sebelum tragedi dan dikirim ke Bali menggunakan jasa bus penumpang umum Surabaya ke Ubung, Denpasar dalam empat kali pengiriman. Mobil L-300 yang dibeli juga dikirim ke Bali pada 12 Oktober 2002 dan diterima oleh Irman Samudra yang saat itu bertugas sebagai korlap.Amrozi ditangkap pada 5 November 2002, sekitar 1 bulan setelah tragedi bom Bali di Desa Tenggulun, Lamongan, Jawa Timur, saat baru bangun tidur.

Saat eksekusi dilakukan, pria kelahiran 1962 itu meminta agar bisa melihat secara langsung peluru panas yang akan menghantam jantungnya. Amrozi juga membaca takbir saat dimasukkan ke dalam mobil menjelang eksekusi sekitar pukul 00.15 WIB.Pelaku bom Bali I ketiga adalah Imam Samudra alias Abdul Aziz. Pria kelahiran Lopang, Serang, Serang, Banten, pada 14 Januari 1969 ini merupakan anak ke-8 dari 11 bersaudara.

Kakak Amrozi ini pernah menjadi guru di Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Pesantren ini didirikan oleh Ustaz Abu Bakar Baasyir dan Abdullah Sungkar. Mukhlas ditangkap di rumah Najib, Dukuh Mlandangan, Tulung, Klaten, Jawa Tengah, pada 3 Desember 2003 sekitar pukul 23.00 WIB saat tertidur di kamar tengah. Perlawanan sempat dilakukan Mukhlas kepada polisi, tetapi kakak Amrozi ini berhasil ditaklukkan.Mukhlas divonis mati oleh hakim bersama sang adik dan juga Imam Samudra. Menjelang eksekusi mati, Mukhlas menitipkan surat kepada anggota Tim Pembela Muslim , Ahmad Kholik, yang saat itu menjenguknya.

ہم نے اس خبر کا خلاصہ کیا ہے تاکہ آپ اسے جلدی سے پڑھ سکیں۔ اگر آپ خبر میں دلچسپی رکھتے ہیں تو آپ مکمل متن یہاں پڑھ سکتے ہیں۔ مزید پڑھ:

detikcom /  🏆 29. in İD

پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات

Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔

Kenapa Bom Fosfor yang Diduga Dipakai Israel Serang Gaza Terlarang?Kenapa Bom Fosfor yang Diduga Dipakai Israel Serang Gaza Terlarang?Palestina menuding Israel menyerang Jalur Gaza menggunakan bom fosfor putih, kenapa bom tersebut terlarang?
مزید پڑھ »

Empat Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI DitangkapEmpat Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI DitangkapKepolisian Resor Metro Jakarta Timur menahan empat pelaku pengeroyokan dan masih mencari empat pelaku lainnya.
مزید پڑھ »

Kisah Malam Pirau Bom Bali di Sari Club: Bambang, Lari ke Belakang!Kisah Malam Pirau Bom Bali di Sari Club: Bambang, Lari ke Belakang!Pada 12 Oktober 2002, dunia dikejutkan dengan tragedi Bom Bali di depan Sari Club, Legian, Bali. Begini kisah horor pada malam pirau itu.
مزید پڑھ »

Lihat Lagi Lokasi Ledakan Bom Bali dari Kuta, Jimbaran sampai DenpasarLihat Lagi Lokasi Ledakan Bom Bali dari Kuta, Jimbaran sampai DenpasarPeristiwa Bom Bali I pada 12 Oktober 2002 dan Bom Bali II pada 1 Oktober 2005 menghancurkan beberapa tempat. Berikut fakta-faktanya.
مزید پڑھ »

Gaza Hujan Guyuran Bom Israel, Luar Biasa Menakutkan, Lebih dari Sekadar GilaGaza Hujan Guyuran Bom Israel, Luar Biasa Menakutkan, Lebih dari Sekadar GilaDentuman bom-bom di Gaza, bahkan berlangsung dalam kegelapan, menyisakan ketakutan akan kah bom berikutnya yang jatuh di rumah mereka.
مزید پڑھ »



Render Time: 2025-02-27 06:42:43