PM Kanada Justin Trudeau menuding Google dan Meta telah menggunakan taktik intimidasi, setelah pemerintah Kanada mewajibkan keduanya bayar produsen berita.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menuding Google dan Meta telah menggunakan taktik intimidasi, setelah pemerintah Kanada mewajibkan raksasa teknologi itu untuk membayar penerbit berita.
Google dan Facebook telah menjalankan tes untuk membatasi beberapa pengguna melihat atau berbagi konten berita di Kanada dalam tahun ini. Juru bicara Google Shay Purdy mengatakan aturan dalam RUU itu lebih ketat dari yang diberlakukan di Australia dan Eropa, dan dia telah mengusulkan amandemen agar selaras dengan norma internasional untuk mengatasi masalah perusahaan.
Undang-undang tersebut disahkan House of Commons Kanada pada Desember lalu, dan berada di majelis tinggi parlemen yang tidak dipilih.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Ikut Jokowi, PM Kanada Teriak Dibully Google dan FacebookPerdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan Google dan Meta menggunakan 'taktik intimidasi' setelah Kanada mengungkapkan rencana mewajibkan mereka membayar penerbit berita.
مزید پڑھ »
Kanada Hadapi Kebakaran Hutan Sangat ParahKanada saat ini sedang menghadapi kebakaran hutan yang sangat parah, menyakitkan, dan memilukan, kata Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.
مزید پڑھ »
WNA Kanada yang Diburu Interpol Akan Diterbangkan ke AustraliaBuronan Interpol Kanada Stephane Gagnon akan diterbangkan ke Australia pada Kamis besok (8/6/2023). Masa penahanan WNA Kanada itu telah habis. via: detikbali_
مزید پڑھ »
Perundingan Indonesia-Kanada Bahas 19 Isu Perdagangan |Republika OnlinePembahasan TNC kedua negara diharap bisa menjembatani beberapa perbedaan.
مزید پڑھ »