Zelensky mengatakan negaranya membutuhkan lebih banyak waktu untuk melancarkan serangan balasan terhadap pasukan Rusia.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negaranya membutuhkan lebih banyak waktu untuk melancarkan serangan balasan terhadap pasukan Rusia, karena militernya menunggu pengiriman bantuan yang dijanjikan.
Berbicara di markas besarnya di Kyiv, Zelensky menggambarkan brigade tempur, beberapa di antaranya dilatih oleh negara-negara NATO, sebagai"siap", tetapi mengatakan tentara masih membutuhkan"beberapa hal", termasuk kendaraan lapis baja yang"tiba secara berkelompok". "Tapi kami akan kehilangan banyak orang. Saya pikir itu tidak bisa diterima. Jadi kami harus menunggu. Kami masih membutuhkan lebih banyak waktu,”ujarnya merilis BBC, Kamis .
Pihak berwenang Ukraina telah mencoba untuk menurunkan ekspektasi akan adanya terobosan, baik secara publik maupun pribadi. Awal bulan ini, seorang pejabat senior pemerintah, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan para pemimpin negara itu"memahami bahwa [mereka] harus berhasil" tetapi serangan itu tidak boleh dilihat sebagai"peluru perak" dalam perang sekarang pada bulan ke-15.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Serangan Balasan, Drone Ukraina Bombardir Wilayah Latihan Militer RusiaUpdate perang Rusia vs Ukraina hari ini, pasukan Ukraina melakukan serangan balasan ke Rusia.
مزید پڑھ »
Rangkuman Hari Ke-440 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Bersumpah Menang, Zelensky Tuntut UEPada perang hari ke-440, Presiden Vladimir Putin bersumpah Rusia akan menang ketika hadir dalam peringatan Hari Kemenangan Soviet Perang Dunia 2.
مزید پڑھ »
Perang Ukraina Vs Rusia: Pasukan Ukraina Bombardir DPR 45 Kali dalam SehariPasukan Ukraina membombardir wilayah Republik Rakyat Donetsk (DPR) sebanyak 45 kali selama sehari terakhir.
مزید پڑھ »
Perang Rusia Vs Ukraina: Moskow Sebut Ukraina Negara Sponsor TerorismeMoskow menganggap upaya Kiev menyerang Kremlin menggunakan drone sebagai langkah keterlaluan yang menempatkan Ukraina setara dengan negara sponsor terorisme.
مزید پڑھ »
Perang Rusia Vs Ukraina, NATO: Pasukan Rusia Gunakan Senjata UsangNATO menegaskan bahwa sebagian besar pasukan Rusia kurang terlatih dan menggunakan senjata usang dalam perang di Ukraina.
مزید پڑھ »
Perang Rusia vs Ukraina: 10 Wilayah Dibombardir, 17 Warga Sipil TerlukaPasukan Rusia terus menyerang Ukraina, 10 wilayah dibombardir mengakibatkan 17 warga sipil terluka.
مزید پڑھ »