KPK membutuhkan data dari perusahaan di luar negeri untuk pengungkapan kasus dugaan rasuah pengadaan LNG Pertamina.
KOMISI Pemberantasan Korupsi menegaskan kasus dugaan rasuah pengadaan liquefied natural gas di PT Pertamina pada 2011-2021 masih didalami. Lembaga Antikorupsi membutuhkan data dari perusahaan di luar negeri.
Asep mengatakan data itu juga dibutuhkan auditor dalam kasus tersebut. Informasi yang dicari berkaitan dengan kerugian negara dalam perkara itu."Sehingga kami perlu juga mengonfirmasi dan para pihak termasuk auditor juga perlu mengonfirmasi ke perusahaan tersebut sehingga diperoleh nilai kerugian keuangan negara yang tepat," ucap Asep.
KPK mengategorikan kasus dugaan rasuah dalam proses jual beli LNG di PT Pertamina sebagai prioritas. Kasus itu harus diselesaikan karena menyangkut masalah sumber daya alam . KPK menduga dugaan rasuah pengadaan LNG di PT Pertamina berlangsung selama 10 tahun. Dugaan korupsi itu dimulai pada 2011 hingga 2021.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Pertamina Patra Adakan Pertamina Aviation SummitIndustri penerbangan disiapkan untuk bangkit kembali pasca pandemi
مزید پڑھ »
Anak Usaha Pertamina Temukan 'Harta Karun' BaruAnak usaha Pertamina yakni Pertamina Hulu Sanga-sanga berhasil menemukan sumber daya migas baru
مزید پڑھ »
KPK Tegaskan Pengacara Lukas Enembe Merintangi Kasus Atas Kemauannya SendiriKPK memiliki bukti kuat dalam dugaan perintangan penyidikan yang dilakukan Roy Rening. Ia diduga melanggar atas kemauannya sendiri.
مزید پڑھ »
Telisik Dugaan Kebocoran Kasus ESDM, Dewas Panggil Internal-Eksternal KPKDewas KPK mulai memeriksa laporan mengenai dugaan kebocoran dokumen penyelidikan KPK dalam kasus dugaan korupsi tunjangan kinerja di ESDM
مزید پڑھ »
KPK Tahan Lima Anggota DPRD Jambi Terkait Kasus Suap - tvOneKPK kembali menahan 5 anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 tersangka kasus dugaan suap terkait ketok palu pengesahan RAPBD Jambi. - tvOne
مزید پڑھ »
KPK Panggil 2 Notaris di Kasus Rafael AlunKPK menetapkan Rafael Alun menjadi tersangka kasus gratifikasi pemeriksaan pajak. Diduga menerima duit selama periode 2011-2023.
مزید پڑھ »