BAT telah menandatangani perjanjian penangguhan penuntutan (DPA) dengan DOJ, serta perjanjian penyelesaian perdata dengan OFAC.
Denda yang harus dibayar ke otoritas Amerika Serikat adalah US$ 635.241.338 atau Rp 9,46 triliun ditambah bunga.
"Mematuhi standar kepatuhan dan etika yang ketat telah, dan tetap menjadi prioritas utama BAT. Dalam beberapa tahun terakhir kami mengubah program kepatuhan dan etika kami, yang meliputi sanksi, anti penyuapan, anti korupsi, dan anti pencucian uang," tambahnya.Sementara itu, seperti yang diumumkan dalam Laporan Tengah Tahun pada 27 Juli 2022, BAT mengakui provisi sebesar US$ 540 juta, sesuai dengan persyaratan Standar Akuntansi Internasional 37.
Korut sendiri menghadapi sanksi keras AS dan internasional sejak hampir dua dekade karena program senjata nuklirnya dan pengembangan rudal balistik antarbenua. DOJ menyatakan bahwa produk tembakau selundupan dianggap sebagai sumber pendapatan utama program nuklir dan senjata pemusnah massal Korea Utara.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Giring Minta Maaf Kadernya Buat Kegaduhan Hingga RM Hadea Ditutup |Republika OnlineJubir PSI mengaku kena getok RM Hanea makan dua ayam, padahal ternyata tiga ayam.
مزید پڑھ »
RM Hadea Tutup Setelah Dibuat Viral oleh Kader PSI, Giring Minta Maaf |Republika OnlineSigit merasa kena 'getok' karena membeli makanan dan minuman seharga Rp 155 ribu.
مزید پڑھ »
Sanksi bagi Pengusaha Restoran yang Tidak Cantumkan Harga Makanan: Bisa Penjara hingga DendaPengusaha restoran yang tidak mencantumkan daftar harga makanan bisa dikenakan sanksi sesuai dengan aturan dalam Undang Undang.
مزید پڑھ »
Ingat, Saat Arus Balik Pemudik Bisa Keluar Tol untuk Istirahat dan Gratis Masuk LagiKeluar tol untuk istirahat tidak akan kena potongan saldo, loh!
مزید پڑھ »
Cuma Gegara Beda Tanggal Lebaran, Peneliti BRIN Ancam Bunuh Muslim MuhammadiyahHanya karena berbeda tanggal lebaran, peneliti BRIN berkomentar hendak membunuh muslim Muhammadiyah.
مزید پڑھ »
Penelitinya Halalkan Darah Warga Muhammadiyah Gegara Beda Idul Fitri, Kepala BRIN Buka SuaraKepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko menyayangkan perbuatan peneliti BRIN, Andi Pangerang yang diduga mengancam warga Muhammadiyah.
مزید پڑھ »