Tayangan LGBT merusak generasi muda.
Pusat bidang pengawasan isi siaran, Aliyah dalam acara “Peta Moderasi Beragama di Kelompok Media” yang digelar Kemenag di Jakarta, Senin .
Menurut Aliyah, masyarakat bisa melaporkan hal itu melalui berbagai media sosial yang dimiliki KPI, seperti di Instagram, Tiktok, WhatsApp. Bisa juga berkirim surat ataupun datang langsung ke kantor KPI untuk berdiskusi.“Memang pemantauan kami 24 jam dan sudah ada sistem atau pun alat yang kalau ada kata-kata atau pun perlakuan, atau siaran yang memang itu melanggar UU atau P3SPS, itu secara otomatis ke-tagging, tapi yang namanya sistem ada yang kelewat juga,” ucap Aliyah.
Masyarakat Indonesia tentu menginginkan tontonan yang baik. Menurut dia, masyarakat juga berharap anak-anaknya di rumah tidak menonton hal-hal yang buruk, termasuk tontonan yang mengandung unsur LGBT. “Jadi penting bagi kita semuanya untuk membangun siaran atau media kita menjadi tontonan yang bagus, menjadi referensi yang bagus,” jelas Aliyah.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
KPI Sebut Masih Banyak TV yang Tayangkan LGBT |Republika OnlinePenyiar tayangan LGBT akan dipanggil KPI.
مزید پڑھ »
Rekomendasi Tayangan Netflix Bulan Juni, Ada Jalan Yang Jauh Jangan Lupa PulangJalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang akan tayang pada 1 Juni 2023 di Netflix.
مزید پڑھ »
Ajak Warga Perbatasan BerkebunAjak Warga Perbatasan Berkebun
مزید پڑھ »
Usai Pemukulan Gong, Kongres Biasa PSSI Berlangsung Tertutup |Republika OnlineKetum PSSI Erick Thohir memberikan dialog sambutan via tayangan video.
مزید پڑھ »
Transgender Malaysia Ajukan Pertanyaan, Cara Habib Umar Menjawab Tuai Pujian Warganet |Republika OnlineHabib Umar memberi pesan untuk LGBT yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
مزید پڑھ »
Jawaban Adem Habib Umar bin Hafidz Saat Ditanya Kelompok LGBT tentang DosaUlama terkemuka asal Yaman, Habib Umar bin Hafidz mendapat pertanyaan dari seseorang yang mengaku kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Pertanyaan tersebut dilontarkan kepada habib saat mengisi ceramah di Malaysia.
مزید پڑھ »