Investor global sedang dihadapkan dengan paradoks dari kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS)
Alan Schwartz, komisaris perusahaan jasa keuangan, menyatakan imbal hasiljangka pendek yang lebih tinggi dibanding obligasi perusahaan"menyiratkan perusahaan Amerika dianggap lebih aman dibanding Paman Sam.
Pertama, pemangkasan anggaran sambil membayar bunga. Kedua, penerbitan obligasi kembali dengan mengabaikan batas legal utang. Terakhir, dengan"tipu muslihat" menjual koin triliunan dolar ke Bank Sentral AS The Fed untuk memperoleh pendapatan. Bill Dudley, mantan Presiden Fed New York, mengkritisi rencana pertama, prioritas pembayaran bunga untuk mencegah kebangkrutan akan merusak kepercayaan dengan potensi keruntuhan saham dan obligasi.
Kegagalan ini akan bergantung pada rapat Joe Biden dengan pemimpin kongres minggu depan. Kesepakatan terbaik yaitu dengan memberi ruang kementerian keuangan untuk dapat meningkatkan batas atas utang.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
RI Kumpulkan Negara-negara Pembasmi Illegal Fishing di BaliIndonesia menjadi tuan rumah untuk acara 4th Meeting of The Parties (MOP) to The FAO Agreement on Port State Measure (PSMA). Acara apa itu?
مزید پڑھ »
Video: Jokowi Jamu Senat AS di Istana Negara, Bahas Apa Saja?Presiden Joko Widodo menerima kunjungan delapan anggota kongres Amerika Serikat di Istana Negara.
مزید پڑھ »
Jill Biden yang Hadiri Penobatan Raja Charles, Teruskan Tradisi Tak Ada Presiden AS yang HadirIbu Negara Amerika Serikat (AS), Jill Biden yang akan menghadiri penobatan Raja Charles III.
مزید پڑھ »
10 Negara Paling 'Kesepian' di Dunia, Ada Indonesia?Sejumlah negara yang penduduknya banyak hidup sendirian dinobatkan sebagai negara paling kesepian.
مزید پڑھ »