Mengurai Tantangan Konservasi Badak Sumatera

پاکستان خبریں خبریں

Mengurai Tantangan Konservasi Badak Sumatera
پاکستان تازہ ترین خبریں,پاکستان عنوانات
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 89 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 39%
  • Publisher: 70%

Repotnya proses kawin dan besarnya potensi keguguran menjadi tantangan terbesar dalam upaya meningkatkan populasi badak sumatera.

) di kandang perawatan khusus di Suaka Rhino Sumatera di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Sabtu . Anak badak yang baru berumur seminggu dan induknya yang bernama Ratu dalam kondisi sehat.

Petugas meletakkan termometer pada dubur badak. Dari hasil pemeriksaan, suhu tubuh kedua badak itu dalam kondisi normal, berkisar 37-37,2 derajat celsius. Gigi geraham bawah bayi badak juga mulai tumbuh. Badak mungil itu juga sudah mau makan pisang yang diberikan pawang badak. Dalam waktu 24 jam, badak jantan dan betina harus dipertemukan di dalam kandang untuk melakukan ”ritual” sebelum kawin. Badak jantan akan saling beradu cula untuk merangsang proses ovulasi badak betina. ”Badak betina perlu rangsangan dari luar untuk bisa membuat sel telur yang sudah matang keluar dari indung telur dan siap dibuahi,” kata Zulfi.

Selain proses kawin yang rumit, badak betina juga sangat rentan mengalami keguguran pada awal kehamilannya. Badak Ratu tercatat sudah mengalami keguguran tiga kali, sementara badak Rosa mengalami keguguran hingga delapan kali. Saat ini, tim dokter terus melakukan terobosan baru supaya badak sumatera bisa bertambah populasinya. Sperma tiga badak sumatera terus diperiksa untuk mengetahui tingkat kemampuan reproduksinya. Tim dokter juga tengah melakukan tes DNA badak-badak yang ada di SRS untuk merancang genetik badak yang akan lahir di masa depan.SRS Way Kambas adalah lembaga nirlaba yang berkonsentrasi pada upaya penangkaran dan pengembangbiakan badak secara alamiah dipadu dengan campur tangan manusia.

Di SRS, Andalas dikawinkan dengan Ratu hingga beranak Andatu yang sangat dinanti banyak pihak. Kelahiran Andatu pada 23 Juni 2012 menjadi penanda keberhasilan konservasi badak pertama di Asia setelah 124 tahun lamanya. Kabar baik bagi dunia konservasi badak kembali terdengar ketika Ratu melahirkan anak ketiganya pada 30 September 2023. Anak badak betina itu tumbuh sehat dalam perawatan tim dokter hewan dan petugas.

ہم نے اس خبر کا خلاصہ کیا ہے تاکہ آپ اسے جلدی سے پڑھ سکیں۔ اگر آپ خبر میں دلچسپی رکھتے ہیں تو آپ مکمل متن یہاں پڑھ سکتے ہیں۔ مزید پڑھ:

hariankompas /  🏆 8. in İD

پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات

Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔

Mengurai Jeratan Impor BBM, RI Dorong Pemanfaatan BioetanolMengurai Jeratan Impor BBM, RI Dorong Pemanfaatan BioetanolPemerintah RI mendorong pemanfaatan pemakaian bioetanol
مزید پڑھ »

Pemprov Kepri kaji pembentukan UPTD kelola kawasan konservasi perairanPemprov Kepri kaji pembentukan UPTD kelola kawasan konservasi perairanPemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) melakukan kajian teknis pembentukan Unit Pelayanan Teknis ...
مزید پڑھ »

Bayi Badak Tumbuh Sehat di Suaka Rhino SumateraBayi Badak Tumbuh Sehat di Suaka Rhino SumateraBayi betina badak sumatera yang lahir pada 30 September 2023 tumbuh sehat di bawah perawatan induknya, Ratu. Keduanya dalam pengawasan tim dokter Suaka Rhino Sumatera (SRS) Taman Nasional Way Kambas.
مزید پڑھ »

Di Balik Kabar Baik Kelahiran Badak SumateraDi Balik Kabar Baik Kelahiran Badak SumateraKelahiran anak badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) di Suaka Rhino Sumatera, Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, memberi harapan bagi dunia konservasi.
مزید پڑھ »

Pengidap kanker anak mungkin hadapi tantangan kesehatan saat dewasaPengidap kanker anak mungkin hadapi tantangan kesehatan saat dewasaPara peneliti memperingatkan bahwa mereka yang menderita kanker pada masa kanak-kanak kemungkinan besar akan menghadapi tantangan kesehatan fisik dan mental ...
مزید پڑھ »

Ubah Warna Musik di Lagu Baru, Marcello Tahitoe: Gue Suka TantanganUbah Warna Musik di Lagu Baru, Marcello Tahitoe: Gue Suka TantanganLagu “Do Over” diciptakan Ello pada 2018 lalu setelah bebas dari rehabilitasi narkoba.
مزید پڑھ »



Render Time: 2025-02-28 00:34:50