Nasib puluhan ribu orang yang mencari suaka di perbatasan selatan Amerika Serikat, mulai Jumat, akan bergantung pada aplikasi yang hanya memiliki 2,5 bintang di App Store.
Bagi manajer imigrasi, cara yang mudah dan terkomputerisasi untuk mengelola gelombang migran yang diperkirakan tiba ketika aturan era COVID berakhir pasti menarik. Tetapi, bagi orang miskin dan kelelahan yang ponselnya tidak berfungsi, atau yang tidak memiliki akses ke wifi atau listrik, cara itu merupakan rintangan yang hampir mustahil diatasi.
De Pablos, yang berkulit gelap, mengatakan bahwa bagian tersulit dalam menggunakan aplikasi CBP One adalah pengenalan wajah, sebuah masalah yang ditunjukkan oleh banyak migran dengan kulit lebih gelap. “Ini seperti permainan untung-untungan. Aplikasi ini mengenali siapa yang diinginkannya.” Pemerintahan Presiden Joe Biden meluncurkan aplikasi Custom and Border Protection pada bulan Januari, karena mencari cara untuk mengelola kekacauan yang diprediksi akan muncul ketika Title 42 berakhir Kamis malam hingga Jumat.
Tetapi dengan berakhirnya darurat COVID, Title 42 berakhir dan diganti dengan kebijakan migrasi reguler yang menurut pemerintahan Biden akan menawarkan jalur bagi pencari suaka yang sah, dan hukuman keras bagi mereka yang tidak mengikuti aturan.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Amerika Serikat dan Inggris Menentang Kembalinya Suriah ke Liga ArabBlinken dan Cleverly mengatakan solusi krisis di Suriah harus didasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2254, diantaranya pemilu yang bebas dan adil menurut Barat
مزید پڑھ »
Sejumlah Negara Rilis Travel Warning ke Amerika Serikat, Ini AlasannyaSerangkaian insiden penembakan massal yang terjadi belakangan ini di Amerika Serikat telah mendorong sejumlah negara untuk mengeluarkan travel warning
مزید پڑھ »
Biden Ungkap Potensi Amerika Serikat Didera ResesiPresiden AS Joe Biden mengungkapkan potensi resesi yang dapat memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
مزید پڑھ »
Kisah Sukses Filene, Berbisnis Aksesoris hingga Terjual ke Amerika SerikatBerawal dari kerja sampingan, Filene Krizia (26) asal Bandung menjadi owner brand Clayt yang berdiri sejak akhir tahun 2020.
مزید پڑھ »
Wahai Warga Amerika, Biarkanlah Pemilik Emas Berpesta....Harga emas masih menguat menjelang pengumuman inflasi Amerika Serikat (AS)
مزید پڑھ »
Joe Biden Ketar-Ketir, 3 'Malapetaka' Bersiap Guncang ASPosisi Amerika Serikat (AS) yang memegang hegemoni kekuatan ekonomi dunia pun mulai goyah.
مزید پڑھ »