Moodys Pertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia Satu Tingkat Di Atas Investment Grade

Moody's خبریں

Moodys Pertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia Satu Tingkat Di Atas Investment Grade
Sovereign Credit RatingIndonesiaBaa2
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 11 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 50%
  • Publisher: 92%

Moodys mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada peringkat Baa2 satu tingkat di atas investment grade dengan outlook stabil

Tingkat pengangguran yang tinggi memicu terus bermunculannya para perantau baru untuk mencari nafkah hingga ke sejumlah wilayah di Tanah Air.Moody's mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada peringkat Baa2 , satu tingkat di atas investment grade

"Serta terus meningkatkan sinergi kebijakan dengan Pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Perry. Moody's menilai sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang erat menjadi dasar atas terjaganya kredibilitas kebijakan. Dalam jangka menengah, keberhasilan implementasi kebijakan reformasi Pemerintah menjadi kunci tercapainya target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS diakibatkan karena libur Nasional dampak dari Idul Fitri yang hampir selama 2 minggu dinilai sebagai hal yang wajar. Bambang Brodjonegoro meramalkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini bisa di bawah target akibat inflasi yang tinggi dari dampak eskalasi konflik Iran-Israel.

ہم نے اس خبر کا خلاصہ کیا ہے تاکہ آپ اسے جلدی سے پڑھ سکیں۔ اگر آپ خبر میں دلچسپی رکھتے ہیں تو آپ مکمل متن یہاں پڑھ سکتے ہیں۔ مزید پڑھ:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Sovereign Credit Rating Indonesia Baa2 Outlook Stabil Pertumbuhan Ekonomi Kebijakan Moneter Dan Fiskal Stabilitas Makroekonomi Sinergi Kebijakan Reformasi Struktural

پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات

Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔

Japan Credit Rating Pertahankan Rating Utang RI di Level BBB+Japan Credit Rating Pertahankan Rating Utang RI di Level BBB+JCR mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB+ (Investment Grade) dengan outlook stabil pada 22 Maret 2024.
مزید پڑھ »

Japan Credit Rating Kembali Pertahankan Peringkat Utang Indonesia di BBB+Japan Credit Rating Kembali Pertahankan Peringkat Utang Indonesia di BBB+Lembaga pemeringkat Japan Credit Rating Agency, Ltd. (JCR) kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB+ pertimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat dan utang pemerintah terkendali.
مزید پڑھ »

Lembaga Jepang Pertahankan Peringkat Kemampuan Indonesia Bayar UtangLembaga Jepang Pertahankan Peringkat Kemampuan Indonesia Bayar UtangLembaga pemeringkat Japan Credit Rating Agency Ltd JCR kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB Investment Grade dengan outlook stabil
مزید پڑھ »

JCR pertahankan peringkat kredit Indonesia dengan outlook stabilJCR pertahankan peringkat kredit Indonesia dengan outlook stabilLembaga Pemeringkat Japan Credit Rating Agency, Ltd. (JCR) kembali mempertahankan peringkat kredit atau Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB+ ...
مزید پڑھ »

S&P Global Ratings: Kilang Pertamina Internasional Peroleh Peringkat Credit Rating 'BBB'S&P Global Ratings: Kilang Pertamina Internasional Peroleh Peringkat Credit Rating 'BBB'JPNN.com : KPI kembali memperoleh peringkat BBB dengan outlook stable yang kali ini dari lembaga pemeringkat internasional bergengsi lainnya, yaitu S&P...
مزید پڑھ »

China's Credit Rating Downgraded by FitchChina's Credit Rating Downgraded by FitchFitch has downgraded China's credit rating from stable to negative due to increased financial risks and economic uncertainty. The downgrade is in line with the projected slowdown in China's economic growth to 4.5% this year, compared to 5.2% in 2023. The International Monetary Fund (IMF) predicts a slightly higher growth rate of 4.6%. Fitch also expects China's government debt to increase to 61.3% of gross domestic product (GDP) in 2024, up from 56.1% in 2023, mainly due to the prolonged economic downturn in the property sector. This has put significant pressure on local governments, leading to increased debt.
مزید پڑھ »



Render Time: 2025-02-27 06:18:31