Pakar Lingkungan Unair Ingatkan Pemerintah Minimalisir Dampak El Nino TempoTekno
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi , Luhut Binsar Panjaitan, mengungkapkan potensi terjadinya fenomena El Nino pada Agustus mendatang. Menurut dia, El Nino dapat berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan hingga kekeringan yang cukup luas di beberapa daerah.Hal senada disampaikan oleh Organisasi pangan dan pertanian dunia atau FAO.
“Saat inilah terjadi perubahan pola tiupan angin yang dapat menyebabkan perubahan pola iklim, yang cenderung menghasilkan iklim yang cukup ekstrim,” ujar dosen di Teknik Lingkungan Unair itu.Perubahan pola tersebutlah yang akhirnya meningkatkan potensi dampak El Nino dan La Nina di Indonesia. Permukaan air yang lebih hangat dapat meningkatkan kemungkinan hujan lebih tinggi.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Pengamat Lingkungan Ingatkan Ancaman Perubahan Iklim, Mulai Gelombang Panas Ekstrem hingga Terjadinya El NinoIsu mengenai perubahan iklim kembali mencuat. Hal ini diperburuk dengan beragam kejadian lingkungan yang belakangan ini santer dirasakan, seperti gelombang panas ekstrem yang terjadi di sejumlah negara, hingga prediksi terjadinya El Nino di bulan Agustus mendatang.
مزید پڑھ »
Cara Srikandi Ganjar Jatim Bangun Kesadaran Pelestarian LingkunganCindy berharap dengan pembersihan lingkungan tersebut oleh Srikandi Ganjar Jatim, para masyarakat maupun wisatawan makin bersemangat dalam menjaga lingkungan.
مزید پڑھ »
Lionel Messi Kunjungi Lingkungan Bersejarah Al Turaif di Diriyah Saudi |Republika OnlineKeluarga Messi terlihat senang dapat bermain dan memberi makan kijang Arab.
مزید پڑھ »
Kreativitas Bank Sampah Insan Oke: Jaga Lingkungan, Ekspor Hasil Daur UlangPermasalahan sampah sangat lumrah. Namun, harus secepatnya ditangani agar lingkungan menjadi bersih dan asri.
مزید پڑھ »
Indeks Kebebasan Pers Sedunia 2023: Peringkat RI Membaik, Tapi Jurnalis Masih Bekerja di Lingkungan SulitLembaga nirlaba Reporters Without Borders (RSF) pada pekan lalu merilis daftar indeks kebebasan pers dunia 2023, yang memasukkan RI di peringkat ke-108 dari 180 negara. Meskipun peringkat RI naik dibanding 2022, jurnalis di Tanah Air masih berada di lingkungan yang sulit saat menjalankan tugas.
مزید پڑھ »