Pengamat Sebut Cawapres dari Militer Kurang Diminati, Ini Alasannya capres
jateng.jpnn.com, PURWOKERTO - Pengamat politik dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Indaru Setyo Nurprojo memprediksi calon wakil presiden yang memiliki latar belakang militer kurang diminati publik pada Pemilu 2024.
"Selain ketua partai tentu banyak 'artis-artis' politik nasional, ya. Kalau kita melihat ada Erick Thohir, Sandiaga Uno, kita juga melihat performa ketegasan Pak Mahfud MD, itu yang sekarang banyak dibicarakan di media," katanya. Dalam hal ini, isu seputar bakal cawapres tersebut di antaranya berkaitan dengan soal nahdiyin dan Muhammadiyah, perempuan atau bukan perempuan, berlatar belakang militer atau bukan militer, dan sebagainya.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
PDIP dan PPP Bertemu Hari Ini, Pengamat: Mungkin Bahas Cawapres yang Cocok Dampingi GanjarDirektur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno ada dua hal yang mungkin akan dibahas dalam pertemuan PDIP dengan PPP.
مزید پڑھ »
Pengamat: Hadi Tjahjanto Bisa Jadi Kuda Hitam CawapresEfriza menambahkan, pekerjaan terberat lainnya adalah Hadi mesti memiliki kekuatan massa
مزید پڑھ »
Pantau Cawapres, Nasdem: Nanti Anies Dapat Rezeki Anak Sholeh |Republika OnlinePolitikus Nasdem sebut koalisi masih memantau sosok cawapres untuk Anies Baswedan.
مزید پڑھ »
Sebut Cawapres Ganjar Kewenangan Megawati, FX Rudy: Saya Ini Ketua RT Kok Ngurusi Kayak GituApapun perintah dari Megawati, bagi FX Rudy hukumnya wajib melaksanakan dan memenangkan calon yang diusung PDI-P pada Pilpres 2024.
مزید پڑھ »
Politikus PKS Sebut Elektabilitas Jadi Penentu Penting Cawapres Anies BaswedanSelain elektabilitas, Pipin menyebut cawapres Anies mesti punya visi yang serupa dengan Anies Baswedan.
مزید پڑھ »
Prabowo Ungkap Kriteria Pendamping 2024, Ini Para Cawapres Papan AtasIni daftar teranyar para calon wakil presiden papan atas versi beberapa lembaga survei. Siapa saja mereka?
مزید پڑھ »