Pelaku penembakan tidak memandang ras, usia atau jenis kelamin.
Pelaku yang sebelumnya diidentifikasi sebagai Mauricio Garcia, 33 tahun, menembakan senapan laras panjang gaya AR-15 di mal Allen Premium Outlest yang padat dengan pengunjung. Pembantaian yang berlangsung empat menit itu terhenti ketika seorang polisi menembak Garcia.
Dua anak perempuan kakak-beradik dan satu anak laki-laki berusia 3 tahun dari keluarga lain yang orangtuanya juga tewas dalam insiden ini. Sepuluh orang terluka dengan rentang usia dari 5 sampai 61 tahun. Ia menambahkan investigator yakin Garcia bertindak sendiri. Sibley mengatakan dari bukti-bukti yang sudah ditinjau saat ini termasuk pakaian dan tatonya,"kami tahu ia memiliki ideologi neo-Nazi."
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Polisi Periksa Ideologi Pelaku Penembakan Mal di Dallas |Republika OnlinePolisi selidiki dugaan pelaku penembakan terkait ideologi supremasi kulit putih
مزید پڑھ »
Pemasok Senjata untuk Pelaku Penembakan Kantor MUI Ditahan PolisiTiga tersangka yang menjadi pemasok senjata bagi pelaku penembakan Kantor MUI ditahan polisi.
مزید پڑھ »
Polisi tahan pemasok senjata pelaku penembakan di kantor MUI PusatPelaku penembakan Kantor MUI Pusat yang berinisial M disebut membayar senilai Rp5,5 juta kepada D dan N untuk kemudian dibelikan senjata dari H. Kini para pemasok senjata telah ditahan.
مزید پڑھ »
Pelaku Penembakan Kantor MUI Beli Senjata Api Lewat Polisi HutanSeorang polisi hutan terlibat dalam pembelian senjata api oleh Mustopa, pelaku penembakan Kantor MUI Pusat.
مزید پڑھ »
Polisi Tahan Pemasok Senjata Pelaku Penembakan di Kantor MUI Pusat |Republika OnlinePelaku membeli senjata air gun dari pelaku Rp 5,5 juta.
مزید پڑھ »
Pelaku penembakan mal Texas adalah satpam berusia 33 tahun, ideologinya diselidiki - BBC News IndonesiaPihak aparat keamanan Texas, Amerika Serikat telah menemukan pelaku di balik aksi penembakan di pusat perbelanjaan kota Dallas, Texas yang menewaskan delapan orang, termasuk anak-anak. Kabar ini menyusul tabrakan mobil dengan halte bus dekat pusat penampungan migran dan tuna wisma.
مزید پڑھ »