Video Ramai Negara ASEAN 'Buang' Dolar AS, Rupiah Bisa Makin Jaya?
Ramai Negara ASEAN"Buang" Dolar AS, Rupiah Bisa Makin Jaya?FX Strategist CNBC Indonesia Research, Putu Agus Pransuamitra langkah BRICS, ASEAN dan sejumlah negara untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS bisa menopang stabilitas nilai tukar mata uang negara bersangkutan.
Namun demikian penggunaan mata uang lokal lewat Local Currency Settlement yang dilakukan RI dengan negara mitra masih menghadapi sejumlah tantangan. salah satunya belum masif dipakai dalam transaksi perdagangan. Seperti apa dampak"Buang" Dolar AS? Selengkapnya simak ulasan Anneke Wijaya dengan FX Strategist CNBC Indonesia Research, Putu Agus Pransuamitra dalam Power Lunch,
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
IMF Beri Kode Dedolarisasi, Ramai-Ramai Sudah Buang Dolar?Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva mengatakan dolar AS secara bertahap kehilangan statusnya sebagai mata uang cadangan utama dunia.
مزید پڑھ »
Dhena Devanka Curhat soal Penderitaan, Warganet Ramai-Ramai Beri DukunganMantan istri Jonathan Frizzy, Dhena Devanka membagikan serangkaian kalimat soal balasan akan penderitaan. Mantan istri Jonathan Frizzy, Dhena Devanka membagikan...
مزید پڑھ »
Saham CPO Ramai-ramai Ambrol, Efek Pengurangan Ekspor?Penurunan ini bertepatan setelah beberapa emiten CPO merilis laporan keuangan kuartal I 2023 dengan hasil yang kurang baik.
مزید پڑھ »
Jokowi Gelar Jamuan Makan Malam Kepala Negara Asean di Hotel Ayana Labuan BajoPresiden Jokowi dijadwalkan untuk menggelar jamuan makan malam (welcoming dinner) KTT Asean 2023 di Hotel Ayana Labuan Bajo, NTT.
مزید پڑھ »
Negara-negara Ini Rawan Terdampak Gelombang PanasGelombang panas berbahaya akan meningkat seiring makin parahnya krisis iklim, dan akan sangat merusak di negara-negara yang paling tidak siap menghadapinya.
مزید پڑھ »
Cina Minta Negara Berkembang Lebih Bersuara di Dewan Keamanan PBBWang Yi menyerukan pada negara-negara berkembang agar lebih banyak menyuarakan pandangan di Dewan Keamanan PBB.
مزید پڑھ »