Regenerasi Motif Batik Indonesia Mengikuti Perkembangan Zaman dan Gaya Hidup

پاکستان خبریں خبریں

Regenerasi Motif Batik Indonesia Mengikuti Perkembangan Zaman dan Gaya Hidup
پاکستان تازہ ترین خبریں,پاکستان عنوانات
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 67 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 83%

Batik Indonesia telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dari UNESCO sejak 2 Oktober 2009. Tak hanya sekadar kain yang menjadi pakaian dan fesyen sehari-hari, batik memiliki nilai seni serta penuh makna filosofis di baliknya. Namun batik juga perlu terus diperbarui dengan motif-motif baru yang merefleksikan suatu zaman.

Liputan6.com, Jakarta - Batik Indonesia telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda dari UNESCO sejak 2 Oktober 2009. Tak cuma sekadar kain yang menjadi pakaian dan fesyen sehari-hari, batik memiliki nilai seni serta penuh makna filosofis di baliknya. Namun batik juga perlu terus diperbarui dengan motif-motif baru yang merefleksikan suatu zaman.

Desainer yang kerap menggunakan wastra pada karyanya ini menyambung, batik telah menjadi produk lifestyle di eranya dan berpindah fungsi dengan budaya yang bersifat dinamis dan mengikuti perkembangan zaman. Namun ia menilai, kmeunculan motif-motif batik yang baru masih lambat perkembangannya. * Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini

Wanita yang sempat bekerja 8 tahun di Singapura ini mengaku tak memiliki dasar ilmu membuat baik, tapi keluarganya telah melakoni usaha batik dari generasi ibu dan nenek. Begitu selesai bekerja dan kembali ke Indonesia, Dian pun mulai belajar batik dari nol mulai dari pakem hingga teknik produksi. Uniknya meski motif baru, Shiroshima Indonesia Meski tetap mengambil inspirasi sarat makna filosofis bagi kebudayaan Jawa yaitu Ratu Shima penguasa Kerajaan Kalingga di pantai utara Jawa Tengah. Sosok Ratu Shima inilah yang juga menginspirasi nama Shirosmima, dengan gabungan dua suku kata bahasa jawa yaitu shiro dan shima dari kerajaan kalingga.

Masa pandemi dipakai Dian untuk menambah skill di bidang bisnis. "Selama pandemi, banyak lomba-lomba banyak pelatihan dari Kementerian saya selalu ikut. Lalu ada kompetisi kurasi untuk fashion show di Jakarta, juga selalu saya ikuti," tuturnya.

ہم نے اس خبر کا خلاصہ کیا ہے تاکہ آپ اسے جلدی سے پڑھ سکیں۔ اگر آپ خبر میں دلچسپی رکھتے ہیں تو آپ مکمل متن یہاں پڑھ سکتے ہیں۔ مزید پڑھ:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات

Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔

KAART JAGAT IPMI Batik Fashion Show perkaya Batik IndonesiaKAART JAGAT IPMI Batik Fashion Show perkaya Batik IndonesiaSelain untuk menyambut Hari Batik Nasional pada 2 Oktober mendatang, pagelaran peragaan busana KAART JAGAT IPMI Batik Fashion Show digelar untuk memperkaya ...
مزید پڑھ »

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober dan Maknanya bagi IndonesiaSejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober dan Maknanya bagi IndonesiaSejarah Hari Batik Nasional bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencintai warisan budaya sendiri.
مزید پڑھ »

Batik Mampu Jadi Unsur yang Persatukan Beragam Lapisan Masyarakat IndonesiaBatik Mampu Jadi Unsur yang Persatukan Beragam Lapisan Masyarakat IndonesiaDalam rangka menyambut Hari Batik Nasional 2023, Batik Riana Kesuma menggelar acara bertema acara 'Batik Mempersatukan Kita'.
مزید پڑھ »

Cara Ini Bisa Ubah Pandangan Generasi Muda tentang Batik TradisionalBrand batik tulis asal Jakarta, Batik Concept, menunjukkan bahwa batik bisa dikemas dalam gaya yang lebih modern dan menarik bagi generasi muda.
مزید پڑھ »



Render Time: 2025-02-28 21:24:45