Para pengamat menyebut penembakan massal di Moskow yang tewaskan 137 orang, bukti kerentanan rezim Vladimir Putin.
Para pengamat, mantan pejabat keamanan Amerika Serikat, dan anggota elit Rusia mengatakan kerentanan ini sama seperti momen ketika mantan bos tentara bayaran Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, juga melakukan pemberontakan di Rusia.
Namun karena kekuasaan otoriternya, dipastikan tidak akan ada seorang pun yang akan menentang Putin, yang gagal menanggapi peringatan tersebut dengan lebih serius. Tahun lalu, kantor berita TASS melaporkan bahwa FSB telah membunuh dua militan ISIS lainnya yang berencana menyerang fasilitas kimia di Kaluga.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Korban Jiwa Penembakan Massal Moskow 137 Orang, Termasuk 3 Anak-anakKorban jiwa penembakan massal yang terjadi di dekat Moskow bertambah menjadi 137 orang, termasuk tiga anak-anak.
مزید پڑھ »
Korban Tewas Jadi 137 Orang dalam Serangan di Moskow: Inilah Fakta Penting Tragedi TersebutKomite Investigasi Rusia melaporkan bahwa 137 jenazah telah ditemukan di lokasi serangan teroris tersebut, termasuk tiga jenazah anak-anak.
مزید پڑھ »
Korban Penembakan Massal di Rusia 137 Orang sampai Israel Serang GazaPenembakan massal di dekat Moskow, Rusia, hingga agresi Israel ke Palestina menjadi sorotan berita internasional selama akhir pekan.
مزید پڑھ »
Korban Tewas Serangan Teroris di Gedung Konser Moskow Bertambah Jadi 137 OrangJumlah korban tewas akibat penembakan gedung konser di kota Krasnogorsk di wilayah Moskow Rusia, pada Jumat, 22 Maret 2024, meningkat menjadi 137 orang.
مزید پڑھ »
Penculikan Anak di Nigeria: 137 Orang Berhasil DiselamatkanJuru bicara militer Nigeria Mayjen Edward Buba menyebutkan, ke-137 anak tersebut diselamatkan di Negara Bagian Zamfara, yang berjarak lebih dari 200 kilometer dari sekolah mereka.
مزید پڑھ »
Dubes Rusia Mengaku Tak Menerima Peringatan AS atas Serangan Teroris yang Tewaskan 137 OrangDuta Besar (Dubes) Rusia di Washington mengaku tak menerima peringatan mengenai potensi serangan teroris di Moskow dari Amerika Serikat (AS).
مزید پڑھ »