Presiden Jokowi mengungkapkan, bila Indonesia salah memilih pemimpin, maka nasibnya bisa seperti Amerika Latin yang stagnan menjadi negara berkembang.
Presiden Joko Widodo mengatakan, pemimpin ke depan akan menentukan nasib Indonesia. Menurut Jokowi, jika pilihannya benar maka Indonesia akan melompat menjadi negara maju.
"Ini mungkin untuk para tokoh masyarakat, para tokoh agama, para kyai yang kami cintai. Sudah saya sampaikan, oleh sebab itu pemimpin yang akan datang ini sangat menentukan sekali. 2024, 2029, 2034 itu sangat menentukan sekali. Begitu bener kita pilih, negara ini akan insya allah melompat menjadi negara maju," ungkap Jokowi.Namun, jika keliru Indonesia bisa bernasib seperti Amerika Latin. Negara tersebut menjadi negara berkembang di tahun 1960-1970-an.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Presiden Jokowi Hadiri 1 Dekade Bara JP di BogorPresiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri peringatan 1 dekade atau 10 tahun Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) di Bogor, Minggu (18/6/2023).
مزید پڑھ »
Sidarto: Sri Adiningsih beri ratusan nasihat untuk Presiden JokowiAnggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto mengatakan mendiang mantan Ketua Wantimpres Prof. Dr. Sri Adiningsih telah memberikan ...
مزید پڑھ »
Konsolidasi Kader Gerindra Dapil I Bogor, Prabowo: Bergabung dengan Presiden Jokowi Jalan yang BenarPrabowo Subianto kembali meyakinkan para kader partainya bahwa pilihannya bergabung dengan Pemerintahan Presiden Jokowi merupakan jalan yang benar. Ketua Umum Partai...
مزید پڑھ »
Presiden Jokowi: Sudah Masuk Endemi maka Penanganan COVID-19 Tak Lagi Gratis - Jawa PosPresiden juga sempat mengungkapkan bahwa penanganan COVID-19 menjadi pekerjaan terberat yang ia hadapi selama masa pemerintahannya.
مزید پڑھ »