Rusia dilaporkan menahan tiga ilmuwan yang telah bekerja pada pengembangan rudal hipersonik.
Penahanan ketiganya ini mendapatkan resistensi dari para kolega ilmuwan itu. Anggota Institute of Theoretical and Applied Mechanics of the Russian Academy of Sciences Cabang Siberia memperingatkan bahwa kasus kriminal berisiko menghambat kemajuan Rusia dalam teknologi hipersonik.Lembaga itu mengatakan Maslov, Shiplyuk, dan Zvegintsev ditahan atas tuduhan pengkhianatan karena berbicara di konferensi di luar negeri.
Para ilmuwan RAS berargumen dalam surat terbuka mereka bahwa tuduhan terhadap rekan mereka dilontarkan meski telah melewati proses"Tapi badan investigasi mengandalkan pendapat lain untuk keahlian. Siapa para ahli ini? Apa level profesional mereka?," mereka bertanya. "Kami melihat artikel atau laporan apa pun bisa menjadi dasar tuduhan makar. Apa yang kami hargai dan jadikan contoh hari ini menjadi penyebab tuntutan pidana besok."Pada Rabu , Kremlin menggambarkan tuduhan spionase terhadap ketiga ilmuwan tersebut sebagai sesuatu yang serius. Namun, Kantor Presiden Vladimir Putin itu menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.
"Kami memang melihat seruan ini , tetapi dinas khusus Rusia bekerja, mereka menjalankan fungsinya," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Sejak Kudeta, Junta Belanja Senjata ke Tiongkok-Rusia Senilai Rp14,8 TriliunJunta militer Myanmar telah mengimpor persenjataan senilai Rp14,8 triliun sejak kudeta pada 2021.
مزید پڑھ »
Pakar PBB sebut Rusia dan China pasok senjata kepada junta MyanmarMiliter Myanmar mengimpor senjata dan material lainnya dengan nilai paling sedikit 1 miliar dolar AS (Rp14,87 triliun) sejak melancarkan kudeta pada Februari ...
مزید پڑھ »
Pelapor Khusus PBB: Rusia dan China Pasok Senjata Senilai Rp14,87 T untuk Junta MyanmarJunta Myanmar mengimpor senjata dan material lainnya dengan nilai paling sedikit US$1 miliar atau sekitar Rp14,87 triliun dari Rusia dan China
مزید پڑھ »
Gara-Gara Ancaman China dan Rusia, AS Ingin Percepat Proses Ekspor SenjataDepartemen Luar Negeri AS ingin memperbarui proses internal sehingga bisa mempercepat proses ekspor senjata militer ke asing.
مزید پڑھ »
Junta Militer Myanmar Belanja Senjata 1 Miliar Dolar AS |Republika OnlineSenjata diekspor dari Rusia, Cina, dan perusahaan bermarkas di Singapura.
مزید پڑھ »