Serbia Kenang Korban Penembakan Massal, Siapkan Amnesti Senjata Ilegal

پاکستان خبریں خبریں

Serbia Kenang Korban Penembakan Massal, Siapkan Amnesti Senjata Ilegal
پاکستان تازہ ترین خبریں,پاکستان عنوانات
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 63%

Pemerintah Serbia mendesak warga untuk menyerahkan semua senjata yang tidak terdaftar atau mereka akan menghadapi risiko hukuman penjara.

Pemerintah Serbia mendesak warga untuk menyerahkan semua senjata yang tidak terdaftar atau menghadapi risiko hukuman penjara.

Pemakaman diadakan pada akhir pekan untuk para korban penembakan di sekolah Beograd Rabu lalu dan di daerah pedesaan di selatan ibu kota Kamis malam.Kekerasan itu yang juga melukai 21 orang mengejutkan negara Balkan tersebut. Penembakan massal terakhir terjadi pada 2013, ketika seorang veteran perang menewaskan 13 orang.

Penyerang dalam penembakan massal sekolah pertama di negara itu adalah seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang menembaki teman-teman sekolahnya, menewaskan tujuh anak perempuan, seorang anak laki-laki dan seorang penjaga sekolah. Di saat negara berjuang menerima apa yang terjadi, pihak berwenang menjanjikan tindakan tegas terhadap pemilik senjata api, dan mengatakan akan meningkatkan keamanan di sekolah dan seluruh negara itu.

ہم نے اس خبر کا خلاصہ کیا ہے تاکہ آپ اسے جلدی سے پڑھ سکیں۔ اگر آپ خبر میں دلچسپی رکھتے ہیں تو آپ مکمل متن یہاں پڑھ سکتے ہیں۔ مزید پڑھ:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات

Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔

Belum Ada Bantuan Makanan dari Pemerintah, Korban Banjir di Pariaman Bertahan dengan Mie InstanBelum Ada Bantuan Makanan dari Pemerintah, Korban Banjir di Pariaman Bertahan dengan Mie InstanBanjir di Pariaman, Sumatera Barat, membuat masyakarat tidak bisa keluar rumah untuk membeli kebutuhan pokok.
مزید پڑھ »

Pemerintah Indonesia berhasil bebaskan 20 WNI korban TPPO dari MyanmarPemerintah Indonesia berhasil bebaskan 20 WNI korban TPPO dari MyanmarSebanyak 20 warga negara Indonesia (WNI) korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui penipuan daring, berhasil dibebaskan dan dibawa keluar dari ...
مزید پڑھ »

Pemerintah Indonesia Bebaskan 20 WNI Korban TPPO dari MyanmarPemerintah Indonesia Bebaskan 20 WNI Korban TPPO dari MyanmarSebanyak 20 WNI korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui penipuan daring, berhasil dibebaskan dan dibawa keluar dari Myawaddy, Myanmar.
مزید پڑھ »

Karina aespa Kenang Masa Putus Asa Saat Baru DebutKarina aespa Kenang Masa Putus Asa Saat Baru DebutKarina memulai debut sebagai member aespa pada November 2020 di usia 20 tahun. Namun pandangan publik terhadap aespa tidak baik karena berita palsu dan rumor yang menyebar.
مزید پڑھ »

Ganjar Pranowo Kunjungi Rumah Bung Karno di Surabaya, Kenang Perjuangan Bung KarnoGanjar Pranowo Kunjungi Rumah Bung Karno di Surabaya, Kenang Perjuangan Bung KarnoGanjar Pranowo Kunjungi Rumah Bung Karno di Surabaya, Kenang Perjuangan Bung Karno GanjarPranowo
مزید پڑھ »

Hadiri Konsolidasi, Ganjar Kenang Peran Said Abdullah Saat Pilgub JatengHadiri Konsolidasi, Ganjar Kenang Peran Said Abdullah Saat Pilgub JatengCalon Presiden PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menghadiri konsolidasi PDIP Jatim dalam rangka pemenangan Pilpres 2024 di Hotel Shangri-la Surabaya, Sabtu (6/5/2023)
مزید پڑھ »



Render Time: 2025-04-03 05:23:29