Penembak kantor MUI ternyata tewas akibat serangan jantung usai melakukan aksinya. Laporan hasil tim forensik mengungkap riwayat sakit ini.
JakartaTerungkap penyebab tewasnya pelaku penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia Pusat, Jakarta. Menurut keterangan tim dokter forensik Polri, yang bersangkutan tewas akibat serangan jantung.
"Jadi kami dari tim dokter Forensik itu menyimpulkan bahwa korban ini memang mati karena serangan jantung yang diperberat oleh penyakit infeksi pada parunya," kata dr Arfiani, salah satu tim dokter Forensik Polri, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat . Di luar kasus terkait, serangan jantung sebetulnya terjadi saat aliran darah ke jantung berkurang atau tersumbat. Penyumbatan bisa dipicu penumpukan lemak, kolesterol dan zat lain di dalam arteri jantung . Endapan berlemak dan mengandung kolesterol disebut plak. Proses penumpukan plak disebut aterosklerosis.Terkadang, plak bisa pecah dan membentuk gumpalan yang menghalangi aliran darah. Kurangnya aliran darah dapat merusak atau menghancurkan bagian dari otot jantung.
Serangan jantung juga disebut infark miokard. Gejalanya bervariasi, bahkan beberapa orang ada yang tidak mengeluhkan gejala.5 Fakta Baru Penembak Kantor MUI Dipastikan Beraksi SendiriNyeri atau rasa tidak nyaman yang menjalar ke bahu, lengan, punggung, leher, rahang, gigi atau terkadang perut bagian atas
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Penembak kantor MUI tewas karena serangan jantungDokter forensik RS Polri Kramat Jati menyebutkan bahwa pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) berinisial M (60) pada Selasa (9/5) tewas ...
مزید پڑھ »
Dalam 2 Tahun, Transaksi di Rekening Penembak Kantor MUI Mencapai Rp 800 JutaPPATK mengungkapkan dalam dua tahun atau sejak 2021, nilai akumulasi transaksi di rekening Mustopa NR, pelaku penembakan kantor MUI mencapai Rp 800 juta. - Halaman 1
مزید پڑھ »
Deretan 12 Kasus Nabi Palsu di Indonesia Selain Penembak Kantor MUI PusatSelain kasus MUI Pusat nabi palsu di Indonesia, antara lain Mustopa, Lia Eden, Gus Jari, Sutarmin, Ashriyanti Samuda, Eyang Ended, Sri Hartatik
مزید پڑھ »
PPATK Ungkap Kejanggalan di Rekening Penembak Kantor MUIPPATK mengungkap kejanggalan di rekening Mustopa NR, penembak kantor MUI. Dalam dua tahun, mutasi rekeningnya mencapai Rp 800 juta.
مزید پڑھ »
Jasad Mustopa Penembak Kantor MUI Sudah Selesai Diautopsi, Apa Hasilnya?Polda Metro Jaya menyebut sudah mengantongi hasil autopsi Mustopa, pelaku penembakan kantor MUI Pusat, Jakarta Pusat. Lantas, apa hasilnya?
مزید پڑھ »