Polisi baru-baru ini mengungkapkan bahwa tersangka pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat membeli senjata air gun dengan harga Rp 5,5 juta.
Hal ini merupakan fakta baru yang berhasil diungkap oleh pihak berwenang dalam penyelidikan kasus penembakan tersebut., Indrawienny Panjiyoga mengungkapkan bahwa proses jual beli senjata air gun yang digunakan dalam penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia Pusat melibatkan tiga orang dengan inisial D, H, dan N.Apa Hukumnya Dapat Uang dari Hasil Re-upload Konten Orang Lain? Buya Yahya Jawab Begini
Mereka adalah N yang merupakan seorang guru honorer, D yang berprofesi sebagai polisi kehutanan, dan H yang bekerja sebagai karyawan swasta.menghubungi D untuk melakukan transaksi pembelian senjata air gun. Keesokan harinya, D menghubungi N terkait dengan senjata air gun yang akan dibeli oleh Mustopa.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Ada Dugaan Kejanggalan, MUI Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Penembakan di KantornyaMUI membentuk tim khusus untuk mengusut insiden penembakan di Kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.
مزید پڑھ »
Mustopa NR, Pelaku Penembakan MUI Beli Airgun Seharga Rp 5,5 JutaMustopa NR, pelaku penembakan di Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta, Selasa (2/5/2023) mendapatkan senjata jenis airgun seharga Rp 5,5 juta. - Halaman 1
مزید پڑھ »
Pelaku Penembakan Kantor MUI Beli Air Gun Rp5 Juta, Tewas karena Sakit JantungPelaku penembakan Kantor MUI di Jakarta membeli senjata jenis air gun senilai Rp5,5 juta dan ia tewas karena sakit serangan jantung.
مزید پڑھ »
Empat Kejanggalan Penembakan Kantor MUI, dari Rekening Hingga Senjata |Republika OnlinePelaku penembakan di MUI disebut hanya sebagai aktor, bukan dalang.
مزید پڑھ »
Pelaku Penembakan Kantor MUI Bukan Lone Wolf, Tak Masuk Jaringan TerorisPolda Metro menyatakan pelaku penembakan kantor MUI tidak masuk dalam jaringan teroris dan juga bukan seorang lone wolf.
مزید پڑھ »
PPATK Akui Mutasi Rp 800 Juta tak Sesuai Profil Pelaku Penembakan di MUI |Republika OnlineMutasi janggal pelaku penembakan di MUI tercatat dan terjadi mulai 2021.
مزید پڑھ »