Miliarder Sukanto Tanoto tak hanya memiliki properti di Singapura dan Indonesia saja. Investasinya di dunia properti cukup luas sampai ke China dan Eropa!
tak hanya memiliki properti di Singapura dan Indonesia saja. Investasinya di dunia properti cukup luas sampai ke China dan Eropa.
Untuk di China, dikutip dari situs resmi perusahaan Sukanto, ada tiga properti yang dimiliki oleh Sukanto. Pertama Pacific Eagle Center, kawasan yang tengah dikembangkan tepatnya di jantung Distrik Shijingshan, China. Proyek tersebut usaha patungan dengan China Resources Capital, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh China Resources Co. Ltd.Dengan luas 85.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Taipan Sukanto Tanoto Beli Mal Tanglin di Singapura Senilai Rp9,5 TDengan membeli Mal Tanglin, properti milik raja sawit dari Medan ini bertambah. Sukanto Tanoto juga punya gedung bekas istana di Jerman.
مزید پڑھ »
Perusahaan Milik Sukanto Tanoto Beli Mal Mewah di Orchard Road Singapura Rp 9,5 TriliunSukanto Tanoto saat ini berada di peringkat 21 dari daftar 50 Orang Terkaya di Indonesia versi Forbes dengan total kekayaan Rp 29,6 trilun.
مزید پڑھ »
Miliarder Sukanto Tanoto Beli Mal di Orchard Road Singapura Rp 9,5 TMiliarder Indonesia Sukanto Tanoto, telah setuju untuk membeli Tanglin Shopping Centre di Orchard Road, Singapura seharga S$ 868 juta (Rp 9,5 triliun). - Halaman 1
مزید پڑھ »
3 Fakta Konglomerat RI Sukanto Tanoto Beli Mal Mewah di Singapura Rp 9,4 TPerusahaan milik taipan asal Indonesia Sukanto Tanoto, Pacific Eagle Real Estate dikabarkan telah membeli Tanglin Mall di kawasan Orchard Road Singapura.
مزید پڑھ »
Deretan Properti yang Dibeli Sukanto Tanoto di SingapuraNama Sukanto Tanoto menjadi buah bibir baru-baru ini. Ia baru saja membeli mal di kawasan elit Singapura. Berikut ini deretan propertinya di Singapura!
مزید پڑھ »
Twitter Dapat Peringatan dari Uni Eropa Terkait Aturan Moderasi KontenUni Eropa mengingatkan bahwa Twitter akan kesulitan mematuhi aturan moderasi konten di Eropa.
مزید پڑھ »