Taliban Afghanistan hari Rabu (17/5) mengkonfirmasi bahwa mereka telah menunjuk Abdul Kabir, yang masuk dalam daftar hitam PBB, sebagai penjabat sementara Perdana Menteri untuk mengatur urusan operasional sehari-hari.
Taliban Afghanistan hari Rabu mengkonfirmasi bahwa mereka telah menunjuk Abdul Kabir sebagai penjabat perdana menteri untuk mengatur urusan sehari-hari. Keputusan ini diambil karena Mohammad Hasan Akhund, yang menjadi perdana menteri saat ini, berada dalam kondisi tidak sehat dan membutuhkan waktu untuk memulihkan diri.
“Ini merupakan hal-hal rutin bagi seorang caretaker dalam pemerintahan untuk mengambil alih dan memastikan urusan-urusan administratif berjalan mulus,” cuit Mujahid. “Tidak seorang pun perlu khawatir akan hal ini, atau menggunakan hal ini sebagai propaganda,” tambahnya.Mujahid menanggapi klaim yang mengatakan Akhud telah mengundurkan diri karena dugaan perselisihan di dalam Taliban dan tidak akan kembali memerintah.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Pemimpin Oposisi Umumkan Siap Menjadi PM Thailand yang Baru |Republika OnlinePita Limjaroenrat telah mengumumkan siap untuk menjadi Perdana Menteri Thailand
مزید پڑھ »
Biden Lagi Pusing soal Utang, Pertemuan Aliansi Quad BatalPerdana Menteri Australia Anthony Albanese mengonfirmasi pertemuan aliansi Quad di Sydney dibatalkan.
مزید پڑھ »
Prabowo dan Erick Thohir Bertemu, Bahas Timnas dan Dinamika Negara - Jawa PosMenteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir mengadakan pertemuan tertutup di kantor Kementerian Pertahanan
مزید پڑھ »
PBB Peringatkan 5 Tahun ke Depan Akan Jadi Periode TerpanasPBB memperingatkan hampir pasti bahwa 2023-2027 akan menjadi periode lima tahun terhangat yang pernah tercatat.
مزید پڑھ »
PBB Peringatkan 5 Tahun ke Depan Akan Jadi Periode Suhu TerpanasPBB memperingatkan hampir pasti bahwa 2023-2027 akan menjadi periode lima tahun terhangat yang pernah tercatat.
مزید پڑھ »
Jepang Tingkatkan Keamanan G7Keamanan berlangsung ketat di setiap KTT G7, tetapi tuan rumah tahun ini, Jepang, harus membuktikan hal tersebut lebih daripada biasanya, setelah serangan bulan lalu terhadap perdana menteri dan pembunuhan mantan Perdana Menteri Shinzo Abe tahun 2022. Sekitar 24.000 personel keamanan...
مزید پڑھ »