Top! KPI Raih Peringkat Kredit BBB dari S&P Global Ratings

پاکستان خبریں خبریں

Top! KPI Raih Peringkat Kredit BBB dari S&P Global Ratings
پاکستان تازہ ترین خبریں,پاکستان عنوانات
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 80 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 63%

Setelah meraih final rating BBB dari Fitch Ratings, KPI kembali memperoleh peringkat serupa dari S&P Global Ratings.

Kamis, 28 Mar 2024 11:47 WIBSetelah sebelumnya berhasil memperoleh final rating BBB dengan outlook stable dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings, PT Kilang Pertamina Internasional kembali memperoleh peringkat serupa dari lembaga pemeringkat internasional bergengsi lainnya yaitu S&P Global Ratings. Peringkat BBB dengan outlook stable ini sama dengan yang diperoleh PT Pertamina , induk perusahaan KPI.

"Kami sangat bersyukur dan bangga dengan hasil pemeringkatan yang diperoleh KPI dari Fitch Ratings dan S&P Global Ratings yang merupakan dua lembaga pemeringkat internasional dengan reputasi bergengsi di kancah global, apalagi mengingat ini adalah credit rating pertama bagi KPI.

S&P Global Ratings merupakan salah satu lembaga pemeringkat internasional terkemuka dengan lebih dari 150 tahun pengalaman di bidangnya. Dalam melakukan assessment, S&P melakukan analisa secara menyeluruh, termasuk pada kinerja keuangan perusahaan, risiko industri, posisi perusahaan dibandingkan para pesaing, keterkaitan dengan perusahaan induk/Pemerintah, dan hal-hal lain yang dianggap relevan.

KPI, bersama-sama dengan PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina Hulu Energi dipandang S&P sebagai tiga serangkai yang terintegrasi dalam mengelola mandat Public Service Obligation dari Pemerintah. KPI membeli hampir seluruh produksi minyak mentah domestik PHE lalu mengolahnya di kilang-kilang KPI yang tersebar di enam kota di Indonesia. Hasil produksi kilang-kilang tersebut kemudian diserahkan hampir seluruhnya ke PPN untuk didistribusikan dalam rangka memenuhi kebutuhan energi nasional.

PT Kilang Pertamina Internasional merupakan anak perusahaan Pertamina yang menjalankan bisnis utama pengolahan minyak dan petrokimia sesuai dengan prinsip ESG . KPI juga telah terdaftar dalam United Nations Global Compact dan berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi operasional sebagai bagian dari penerapan aspek ESG.

ہم نے اس خبر کا خلاصہ کیا ہے تاکہ آپ اسے جلدی سے پڑھ سکیں۔ اگر آپ خبر میں دلچسپی رکھتے ہیں تو آپ مکمل متن یہاں پڑھ سکتے ہیں۔ مزید پڑھ:

detikfinance /  🏆 18. in İD

پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات

Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔

Kolaborasi Hegel Solar dengan Koperasi Tankers dalam dalam Upaya Mengurangi Emisi KarbonKolaborasi Hegel Solar dengan Koperasi Tankers dalam dalam Upaya Mengurangi Emisi KarbonProduk pemanas air tenaga surya ini berkomitmen mengurangi emisi karbon dan global warming (pemanasan global).
مزید پڑھ »

Kilang Minyak Raksasa Segera Terbangun di RI, Ini PemiliknyaKilang Minyak Raksasa Segera Terbangun di RI, Ini PemiliknyaKilang Pertamina Internasional (KPI) membidik RDMP Balikpapan beroperasi penuh pada 2025
مزید پڑھ »

Video:Permintaaan BBM Melonjak, KPI Jamin Produksi Aman Sambut LebaranVideo:Permintaaan BBM Melonjak, KPI Jamin Produksi Aman Sambut LebaranPermintaaan BBM Melonjak, Kilang Pertamina Jamin Produksi BBM Aman Sambut Lebaran
مزید پڑھ »

2 Capaian Besar Kilang Balikpapan Pertamina di 20242 Capaian Besar Kilang Balikpapan Pertamina di 2024Kilang Pertamina Internasional (KPI) menargetkan 2 milestone untuk Kilang Balikpapan pada tahun ini
مزید پڑھ »

Kabar Terbaru! Januari 2025 Proyek RDMP Balikpapan Tuntas 100%Kabar Terbaru! Januari 2025 Proyek RDMP Balikpapan Tuntas 100%Kilang Pertamina Internasional (KPI) menargetkan RDMP Balikpapan tuntas 100% pada Januari 2025
مزید پڑھ »

Lama Tak Terdengar, Ini Kabar Terbaru Proyek Kilang Minyak RI-RusiaLama Tak Terdengar, Ini Kabar Terbaru Proyek Kilang Minyak RI-RusiaKilang Pertamina Internasional (KPI) menyebut, Kilang Tuban sudah menelan biaya US$ 538 juta
مزید پڑھ »



Render Time: 2025-02-26 23:05:04