Survei Poltracking Indonesia merekam tren elektabilitas bakal calon presiden sejak 2021 lalu. Tidak ada yang stabil alias fluktuatif dalam dua tahun terakhir
Elektabilitas para bakal calon presiden tersebut cenderung fluktuatif alias naik-turun. Tidak ada yang benar-benar konsisten naik atau stabil sejak dua tahun lalu.
Berikut gambaran tren elektabilitas para bakal calon presiden versi Poltracking Indonesia sejak Oktober 2021.Dalam hasil survei yang dilakukan Poltracking Indonesia, elektabilitas Anies Baswedan tertinggal sejak Oktober 2021. Sempat menyalip Prabowo di November 2022. Namun kembali turun sejak awal 2023.
Akan tetapi pada November 2022, tingkat elektabilitas Ganjar menurun sehingga ditempel ketat oleh Aniesdan Prabowo.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Survei Poltracking di Jatim: Elektabilitas Erick Thohir Sebagai Cawapres Jauh Ungguli Figur LainJPNN.com : Survei Poltracking Indonesia khusus untuk daerah pemilihan Jatim menunjukkan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir menjadi pilihan teratas.
مزید پڑھ »
Survei Poltracking: Elektabilitas PAN Naik Jadi 6 Persen di Jatim Imbas Sosialisasi MasifSosialisasi berkelanjutan yang dilakukan PAN menciptakan dampak elektoral positif sangat signifikan.
مزید پڑھ »
Survei Poltracking: Elektabilitas Erick di Jatim Ungguli Mahfud hingga KhofifahSurvei yang dilaksanakan oleh Poltracking Indonesia khusus untuk daerah pemilihan Jawa Timur menunjukkan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir menjadi pilihan teratas di sana.
مزید پڑھ »
Survei Poltracking di Jatim: Prabowo Unggul Head to Head Lawan Ganjar dan AniesLembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei mengenai peta kekuatan elektoral capres-cawapres di provinsi terpadat kedua, Jawa Timur. Hasilnya, Prabowo Subianto unggul bila head to head baik dengan Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan.
مزید پڑھ »
Survei Poltracking: Selisih 0,9 Persen, PDIP dan PKB Kompetitif di Jawa TimurResponden yang tidak menjawab atau menyatakan tidak tahu pilihan partai politik mereka sebesar 8,8 persen
مزید پڑھ »