Ukraina menyebut Rusia mengumpulkan tahanan di sebuah kamp dan dalam satu kasus menyiksa tahanan hingga mati.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Ukraina menuding bahwa Rusia terus menculik warga sipil dengan kekerasan di daerah yang diduduki sementara.
“Hingga sepuluh warga sipil, termasuk anak di bawah umur, ditahan secara ilegal di sana saat ini,” tulis keterangan pihak Ukraina yang dikutip, Rabu . Sementara itu, pertarungan di medan pertempuan masih terus berlangsung. Ukraina melaporkan bahwa Rusia terus memfokuskan upaya ofensif di arah Lyman, Bakhmut, Avdiivka, dan Maryinka.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Rangkuman Hari Ke-430 Serangan Rusia ke Ukraina: Rusia Ganti Komandan | Rudal Hantam DesaPada hari ke-430 perang Rusia-Ukraina, Rusia mengganti komandan perangnya, sementara rudal Ukraina menghantam desa di perbatasan.
مزید پڑھ »
Vatikan Terlibat dalam Misi Perdamaian Rusia-Ukraina |Republika OnlineVatikan terlibat dalam misi perdamaian untuk mencoba mengakhiri konflik antara Rusia
مزید پڑھ »
PBB Tuduh Rusia Lakukan Pelanggaran HAM Berat di UkrainaDelegasi Rusia yang terdiri dari 36 pakar hukum dan hak asasi manusia gagal membujuk Committee on the Elimination of Racial Discrimination atau Komite Penghapusan Diskriminasi Rasial (CERD) PBB bahwa pemerintah Rusia telah mematuhi Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk...
مزید پڑھ »
Pemimpin Wagner: Serangan Balik Ukraina Bisa Jadi Tragedi RusiaPrigozhin juga mengeluhkan prajurit Wagner kekurangan amunisi, hanya memiliki 10-15 persen peluru dari yang diperlukan.
مزید پڑھ »
Rusia Ganti Komandan Perang yang Urusi Logistik di UkrainaMizintsev yang dijuluki 'Penjagal Mariupol' oleh beberapa media Barat diangkat ke pos logistik beberapa hari setelah mobilisasi parsial diumumkan.
مزید پڑھ »
Rusia Catat Kemajuan di Palagan Bakhmut, Wilayah Ukraina Tinggal 3 Km PersegiPasukan Rusia mengklaim mencatat kemajuan di Bakhmut, sementara Ukraina menyatakan tetap menguasai wilayah timur kota industri itu.
مزید پڑھ »