Mantan bos Bayern, Julian Nagelsmann, dilaporkan telah menolak tawaran sebagai pelatih baru Tottenham.
Mantan bos Bayern Munich, Julian Nagelsmann, dilaporkan telah menolak tawaran sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur., Nageslmann sebetulnya berminat mengambil pekerjaan di Spurs dan ia yakin bisa sukses bersama klub asal London Utara tersebut.
Namun, juru taktik berusia 35 tahun itu menginginkan lebih banyak kontrol di klub. Bukan hanya berstatus sebagai 'pelatih kepala' melainkan 'manajer' seutuhnya. Nagelsmann ingin lebih banyak terlibat dalam manajerial klub dengan otoritas lebih luas. Tidak hanya terkait komposisi tim atau staf kepelatihan, tapi juga pergerakan transfer.
Meski begitu, Spurs selama ini membangun tim dengan menggunakan peran direktur olahraga, yang sekaligus menjadi penghubung antara pelatih kepala dengan penentu kebijakan klub.🇩🇪Nagelsmann is now concentrating on this option.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Julian Nagelsmann Punya Satu Syarat Mutlak Jika Jadi Manajer Tottenham - Bola.netJulian Nagelsmann kini dirumorkan jadi kandidat terkuat manajer baru Tottenham. Untuk bisa merekrutnya, sang manajer punya satu syarat mutlak yang harus disanggupi oleh Tottenham.
مزید پڑھ »
Alasan Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding AG di Kasus Penganiayaan David | merdeka.comDalam amar putusannya, hakim menegaskan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah memenuhi rasa keadilan.
مزید پڑھ »
Lamborghini Pelat DOMOGATSKY Tak Ditilang, Ini Alasan PolisiPemilik mobil Lamborghini pelat nyeleneh 'DOMOGATSKY', yakni Sergei Domogotsky, seorang warga negara Rusia lolos dari jerat tilang. via: detikbali_
مزید پڑھ »
Ini Alasan PPP Prioritaskan Usung Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024Kedekatan historis dan rekam jejak Ganjar dengan partai jadi alasan utama PPP untuk mendukung Ganjar Pranowo.
مزید پڑھ »
Elektabilitas Ganjar Pranowo Disebut Turun Signifikan Usai Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20Peneliti Litbang Kompas Toto Suryaningtyas mengungkapkan, elektabilitas Ganjar Pranowo turun signifikan usai isu Piala Dunia U-20, Selasa (25/4/2023).
مزید پڑھ »
Mi Instan tidak Baik Dikonsumsi Bayi dan Anak-anak, Mengapa? |Republika OnlineBeberapa alasan mengapa mi instan tidak baik dikonsumsi oleh anak-anak.
مزید پڑھ »