Emiten Tommy Soeharto, Humpuss Intermoda (HITS) kembali menambah armada kapal tanker minyak senilai Rp20,36 miliar.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Emiten milik Tommy Soeharto, PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. menambah satu unit armada kapal tanker senilai Rp20,36 miliar untuk mendukung pertumbuhan bisnis perseroan di masa yang akan datang.
"Kapal ini akan kami sewa selama lima tahun sejak 7 Mei 2023 dengan opsi pembelian di akhir masa sewa, sesuai dengan kondisi-kondisi dan persyaratan yang tercantum dalam perjanjian," ungkapnya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis . "Bisnis angkutan minyak dan kimia masih menjadi salah satu kontributor utama pendapatan Perusahaan pada tahun lalu, yaitu masing-masing sebesar US$17,5 juta dan US$26,31 juta," paparnya.
Pada 2022, HITS membukukan laba tahun berjalan sebesar US$11,28 juta atau Rp168,94, berbalik untung dari 2021 di mana Perseroan mencatat rugi tahun berjalan sebesar US$12,91 juta. Adapun, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$7,66 juta atau Rp114,73 miliar dari tahun sebelumnya rugi US$13,97 juta.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Emiten Mertua Syahrini (PLIN) Bakal Tebar Dividen Rp495 MiliarEmiten milik Rosano Barack mertua penyanyi Syahrini, PT Plaza Indonesia Realty Tbk. (PLIN), akan membagikan dividen senilai Rp495 miliar.
مزید پڑھ »
Emiten Mertua Syahrini (PLIN) Bakal Tebar Dividen Rp495 MiliarEmiten milik Rosano Barack mertua penyanyi Syahrini, PT Plaza Indonesia Realty Tbk. (PLIN), akan membagikan dividen senilai Rp495 miliar.
مزید پڑھ »
BEI Panen Cuan dari Denda 61 Emiten Bandel yang Belum Setor Laporan KeuanganBursa Efek Indonesia (BEI) memberikan sanksi berupa peringatan tertulis II dan denda senilai Rp50 juta kepada 61 emiten yang belum melaporkan kinerja keuangan.
مزید پڑھ »
Emiten BUMN Karya Masih Diselimuti Sentimen Negatif hingga Akhir 2023Beberapa analis menyebut kinerja emiten BUMN Karya masih diselimuti sentimen negatif hingga akhir 2023 dengan adanya isu korupsi hingga gagal bayar utang.
مزید پڑھ »
Pengendali Serok Saham Emiten Nikel Boy Thohir, Ada Apa?Merdeka Energi Nusantara Kembali menambah kepemilikan saham Merdeka Battery Materials (MBMA).
مزید پڑھ »