Keterbatasan model menjadi salah satu alasan mobil listrik masih sepi peminat di Indonesia. - Halaman 1
masih sepi peminat. Penjualannya saat ini masih tergolong rendah, meski pun pemerintah sudah menggulirkan program subsidi atau insentif pembelian mobil listrik.Insentif ini diberikan dengan persyaratan tingkat komponen dalam negeri minimal 40% untuk mobil listrik dan TKDN minimal 20% untuk bus listrik. Dalam program ini, terdapat dua model kendaraan bermotor listrik berbasis baterai roda empat yang memenuhi kriteria, yaitu Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air eV.
“Pilihannya tidak banyak, hanya dua merek, hanya Wuling sama Hyundai. Warnanya sih banyak, tapi modelnya enggak banyak. Jadi ini yang coba kita,” kata Deputi Bidang Koordinaasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin dikutipRachmat menuturkan, masalah yang paling fundamental dalam membangun industri EV adalah isu permintaan. Saat ini, Indonesia belum memiliki EV dengan harga yang terjangkau.
Selain menghadapi masalah permintaan, tantangan suplai juga menjadi isu yang harus dihadapi pemerintah agar EV bisa diadopsi. Kendati demikian, Rachmat tetap optimistis penjualan kendaraan listrik bisa lebih banyak lantaran kepemilikan kendaraan di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Pak Jokowi, Ini Loh Alasan Warga RI Malas Pakai Mobil ListrikAlasan Kendaraan Listrik Sepi Peminat termasuk ke;angkaan pengisian bahan bakar dan harganya yang mahal
مزید پڑھ »
Ridwan Kamil Minta Hyundai Produksi Bus Listrik di IndonesiaRidwan Kamil meminta Hyundai tidak hanya memproduksi mobil listrik, tetapi juga bus listrik.
مزید پڑھ »
Kia bertujuan menjual 93.000 mobil listrik di Eropa tahun iniKia Corp., perusahaan otomotif terbesar kedua di Korea Selatan, mengumumkan bahwa mereka bertujuan untuk menjual 93.000 kendaraan listrik (EV) di Eropa pada ...
مزید پڑھ »
Mobil Listrik Kurang Laku, Ini Pendapat Kemenko MarvesKonsumen dinilai masih ragu memilih mobil listrik sebagai kendaraan utama lantaran harga yang masih mahal dan pasokan kurang banyak.
مزید پڑھ »
Mobil Listrik Disebut Kurang Laku, Ini Pendapat Kemenko MarvesKementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) yang dipimpin oleh Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan konsumen di Indonesia masih ragu-ragu untuk membeli mobil listrik.
مزید پڑھ »
Mobil Listrik Disebut Sepi Peminat karena Keterbatasan ModelKeterbatasan model electronic vehicle (EV) atau kendaraan listrik menjadi salah satu alasan mobil listrik masih sepi peminat dan penjualannya masih rendah di Indonesia.
مزید پڑھ »