Jika dalam kurun waktu 2-3 bulan dari sekarang pemerintah belum membayar utang minyak goreng, maka Aprindo mengancam akan menghentikan pembelian minyak goreng dari produsen.
Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia , Roy Nicholas Mandey, meminta agar Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan segera melunasi utang rafaksi atau selisih harga minyak goreng satu harga 2022 senilai Rp 344 miliar sebelum tahun politik dimulai.
"Untuk itu ya, jadi opsi-opsi itu tetap akan kita apa sudah ucapkan opsi-opsi mengurangi pembelian atau menghentikan atau pun juga memotong bagian dan seterusnya," ungkapnya. Lebih lanjut, jika nanti dalam prosesnya Kemendag tidak menjawab kepastian dibayar dan tidaknya utang rafaksi minyak goreng akan dibayarkan, maka mau tidak mau Aprindo akan menerapkan opsi menghentikan pembelian minyak goreng dari produsen.
Namun, ketika ditanya lebih lanjut terkait rencana pertemuan dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Modern soal polemik utang.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Hari Ini Kemendag dan Pengusaha Ritel Bahas Utang Minyak Goreng Rp344 MKemendag akan bertemu dengan pengusaha ritel untuk membahas utang rafaksi minyak goreng dari pemerintah sebesar Rp344 miliar.
مزید پڑھ »
Kisruh Utang Minyak Goreng Rp344 Miliar, Ini Kata MendagMendag mengatakan masih menunggu izin soal pembayaran utang ke peritel modern.
مزید پڑھ »
Pemerintah Utang Minyak Goreng Rp 344 Miliar ke Aprindo, Mendag: Yang Bayar BPDPKSPermasalahan utang pemerintah sebesar Rp344 miliar kepada pengusaha ritel modern memasuki babak baru. Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta pengusaha ritel menunggu hasil pertimbangan Kejaksaan Agung untuk aspek legal.
مزید پڑھ »
Ini Respons Mendag Zulhas soal Kisruh Utang Minyak Goreng Rp344 MMendag Zulhas angkat bicara terkait utang rafaksi minyak goreng sebesar Rp344 miliar ke pengusaha ritel.
مزید پڑھ »
Mendag Sempat Bingung Soal Utang Minyak Goreng Rp344 MiliarKemendag akan mengundang Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk membahas pergantian selisih harga jual atau rafaksi minyak goreng sebesar Rp344 miliar.
مزید پڑھ »
Kisruh Utang Minyak Goreng Rp 344 Miliar, Ini Kata MendagSebelumnya Ketua Umum DPP Aprindo Roy Nicholas Mandey mengancam akan menghentikan pengadaan atau penjualan minyak goreng di toko ritel terkait utang minyak goreng Rp 344 miliar.
مزید پڑھ »