Permintaan Trump untuk Tunda Sidang Kasus Suap Ditolak Pengadilan untuk Ketiga Kali

Amerika Serikat خبریں

Permintaan Trump untuk Tunda Sidang Kasus Suap Ditolak Pengadilan untuk Ketiga Kali
Pemilu Amerika
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 63%

Untuk hari ketiga berturut-turut, pengadilan banding New York menolak upaya pengacara Donald Trump untuk menunda persidangan kasus uang suap mantan presiden Amerika Serikat (AS) itu. Trump sebelum pemilihan presiden pada 2016 membayar uang kepada Stormy Daniels, seorang bintang film porno yang...

Mantan Presiden AS Donald Trump tiba di 40 Wall Street setelah menghadiri persidangan untuk menentukan tanggal sidang kasus dugaan uang suap terkait hubungan di luar pernikahan, di Kota New York, 25 Maret 2024. Untuk hari ketiga berturut-turut, pengadilan banding New York menolak upaya pengacara Donald Trump untuk menunda persidangan kasus uang suap mantan presiden Amerika Serikat itu.

Trump sebelum pemilihan presiden pada 2016 membayar uang kepada Stormy Daniels, seorang bintang film porno yang berhubungan seks dengan dia. Uang suap itu dimaksudkan agar Daniels tidak membeberkan skandal itu kepada pers. Pengacara Trump berargumen bahwa persidangan itu harus ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan pada saat mereka berusaha menggantikan hakim persidangan kasus suap itu, Juan Merchan dan mempertanyakan beberapa putusannya.

Putusan Hakim Ellen Gesmer merupakan satu kekalahan lagi untuk Trump yang berulang kali mencoba untuk menunda persidangan tersebut. Kecuali ada permohonan banding lagi, keputusan terakhir ini berarti satu dari empat persidangan kasus pidana yang melibatkan Trump, akan dimulai sesuai jadwal, yaitu Senin, 15 April.

ہم نے اس خبر کا خلاصہ کیا ہے تاکہ آپ اسے جلدی سے پڑھ سکیں۔ اگر آپ خبر میں دلچسپی رکھتے ہیں تو آپ مکمل متن یہاں پڑھ سکتے ہیں۔ مزید پڑھ:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Pemilu Amerika

پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات

Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔

Upaya Trump untuk Tunda Sidang Uang Suap Kembali Ditolak Pengadilan BandingUpaya Trump untuk Tunda Sidang Uang Suap Kembali Ditolak Pengadilan BandingSeorang hakim pengadilan banding New York telah menolak permintaan mantan presiden Trump untuk menunda sidang kasus pidana uang suap. Hakim hanya membutuhkan waktu 12 menit untuk mengesampingkan argumen bahwa persidangan itu harus ditunda ketika Trump sedang berupaya melawan perintah...
مزید پڑھ »

Komisi II DPR Amini Permintaan KPU Tunda Rapat Evaluasi Pemilu 2024Komisi II DPR Amini Permintaan KPU Tunda Rapat Evaluasi Pemilu 2024Rapat evaluasi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 dipastikan batal diselenggarakan pekan ini. Penyebabnya, Komisi II DPR RI mendapat surat
مزید پڑھ »

Suhartoyo Sebut Pemanggilan 4 Menteri di Sidang Bukan Berarti MK Mengabulkan Permintaan PemohonSuhartoyo Sebut Pemanggilan 4 Menteri di Sidang Bukan Berarti MK Mengabulkan Permintaan PemohonKetua MK, Suhartoyo mengatakan pemanggilan 4 menteri Jokowi pada Jumat nanti bukan berarti MK mengakomodir permintaan pemohon satu dan dua.
مزید پڑھ »

Tanggapan Mahfud MD soal Permintaan Hadirkan Kapolri Dalam Sidang Sengketa Pilpres 2024Tanggapan Mahfud MD soal Permintaan Hadirkan Kapolri Dalam Sidang Sengketa Pilpres 2024Kubu Ganjar-Mahfud akan meminta majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke persidangan PHPU.
مزید پڑھ »

Tak Mau Kalah, Tim Prabowo-Gibran Minta Kepala BIN Budi Gunawan Dihadirkan di Sidang MKTak Mau Kalah, Tim Prabowo-Gibran Minta Kepala BIN Budi Gunawan Dihadirkan di Sidang MKPermintaan itu menyusul kubu Ganjar yang meminta MK menghadirkan Kapolri di sidang.
مزید پڑھ »

Sidang PHPU: Tim Ganjar Minta Kapolri, Kubu Prabowo Pengin Kepala BINSidang PHPU: Tim Ganjar Minta Kapolri, Kubu Prabowo Pengin Kepala BINJPNN.com : Ketua majelis hakim sidang PHPU Suhartoyo pun mengatakan akan mempertimbangkan permintaan tersebut.
مزید پڑھ »



Render Time: 2025-02-26 17:30:33