Soroti Pembongkaran Barang Milik PMI, Kepala BP2MI: Ini Tindakan Diskriminasi KepalaBP2MI
jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Benny Ramdhani menyoroti pembongkaran barang milik Pekerja Migran Indonesia oleh oknum petugas Bea Cukai.
“Kenapa harus dilakukan pembongkaran dan kenapa hanya dilakukan kepada PMI saja. Saya sependapat bahwa ini tindakan diskriminasi,” kata Benny Rhamdani dalam konferensi pers di Kantor BP2MI, Jakarta Selatan, Jumat . “Tidak dibenarkan ya atas nama apapun, kita tidak sependapat jika hanya PMI diberlakukan seperti itu. Jangan karena pejabat, orang kaya lalu tidak dilakukan pembongkaran," ujarnya.
پاکستان تازہ ترین خبریں, پاکستان عنوانات
Similar News:آپ اس سے ملتی جلتی خبریں بھی پڑھ سکتے ہیں جو ہم نے دوسرے خبروں کے ذرائع سے جمع کی ہیں۔
Kepala BP2MI Kritik Pembongkaran Barang Milik PMI, Diskriminasi!Kepala Badan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengkritik tindakan oknum petuas Bea Cukai yang melakukan pembongkaran barang milik PMI
مزید پڑھ »
BP2MI: PMI yang disekap di Myanmar ilegal dan korban scamming onlineBP2MI memastikan bahwa PMI yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dan disekap di perbatasan Thailand dan Myanmar adalah ilegal dan merupakan korban scamming online.
مزید پڑھ »
Kepala BP2MI Dorong Pembebasan Bea Barang Milik Pekerja Migran Indonesia |Republika OnlineBenny menilai pembongkaran barang milik pekerja migran tindakan diskriminatif.
مزید پڑھ »
Kepala BSKDN Berharap e-PINTAR Milik Tanoto Foundation Bisa untuk Tingkatkan Kompetensi KadaKepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo berharap program e-PINTAR dapat dikembangkan untuk meningkatkan kompetensi kepala daerah.
مزید پڑھ »
BP2MI: Indonesia tidak Pernah Ikat Perjanjian Kerja dengan Sudan |Republika OnlineMeski demikian, negara harus bisa memulangkan para WNI itu.
مزید پڑھ »
BP2MI: Ada Pekerja Migran Indonesia Ilegal di Sudan, Sudah DievakuasiBerdasarkan informasi terakhir, tutur Benny, para PMI ilegal dilaporkan sudah ditangani oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
مزید پڑھ »